Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI di Stasiun Tanah Abang, Senin (3/5), sejak pagi hingga siang terlihat normal. Namun, sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya, mulai hari ini, Senin (3/5), pukul 15.00-19.00 WIB, Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik dan turun pengguna KRL.
Hal itu diputuskan guna mengantisipasi penyebaran covid-19 dari kepadatan aktivitas masyarakat di kawasan Tanah Abang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan dengan adanya kebijakan tersebut, para pengguna KRL yang biasanya naik dan turun di Stasiun Tanah Abang pada waktu tersebut agar dapat menyesuaikan kembali perjalanan mereka.
Baca juga: IDI Khawatir Kerumunan Tanah Abang Ciptakan Kerumunan Saingan
Sebagai alternatif, bagi pengguna KRL tujuan Stasiun Rangkasbitung/Parungpanjang/Serpong dapat naik dan turun di Stasiun Palmerah.
Sementara bagi pengguna KRL tujuan Stasiun Depok/Bogor/Nambo dan Stasiun Jatinegara dapat naik dan turun di Stasiun Karet, Stasiun Duri, maupun Stasiun Angke.
"Selain pada lintas pelayanan dan waktu-waktu tersebut, layanan KRL berlangsung normal seperti biasanya," jelas Anne.
KAI Commuter juga terus menyosialisasikan kebijakan tersebut melalui Petugas Pelayanan KRL (PPK), petugas informasi di stasiun maupun spanduk di stasiun.
Selain itu, petugas di stasiun alternatif juga akan ditambah sebagai antisipasi meningkatnya pengguna KRL. Evaluasi juga akan dilakukan berkala mengenai kebijakan ini.
KAI Commuter secara konsisten terus menerapkan protokol kesehatan kepada seluruh pengguna KRL dengan mewajibkan memakai masker kain 3 lapis atau masker kesehatan, menjaga jarak, dan mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah naik KRL. Selain itu, apabila terjadi kepadatan, petugas akan melakukan penyekatan di area stasiun.
Agar terhindar dari antrean, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi KRL Access yang menyediakan fitur info kepadatan stasiun, posisi terkini KRL, jadwal KRL serta informasi terkini dari media sosial KAI Commuter.
Para pengguna dapat mengakses aplikasi ini untuk merencanakan perjalanannya sebelum berangkat ke stasiun. Ikuti informasi terkini mengenai layanan KAI Commuter melalui akun media sosial resmi di @commuterline. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Stasiun Kereta Api Jatake resmi mulai beroperasi hari ini, Rabu (28/1). Stasiun baru di lintasan KRL Green Line itu disambut antusias warga.
Jumlah pengguna KRL Commuter Line pada lintas Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved