Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya berencana menguji coba kamera tilang elektronik atau e-TLE portabel pada tahun ini.
"Ya, nanti untuk e-TLE portabel ini kita masih taraf uji coba. Bentuknya bisa helmet cam, dash cam, dan bisa body cam," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (16/3).
Sambodo berharap kamera tilang portabel yang terdapat di helm, dasbor, dan tubuh anggota polisi itu dapat terhubung dengan basis data kendaraan bermotor. Kemudian, juga terkoneksi pada Traffic Manajemen Center (TMC) Polda Metro Jaya.
Baca juga: DPRD DKI akan Evaluasi Efektifitas Jalur Sepeda Permanen
"Jadi, misalnya kita uji coba body cam yang ketika dia menangani laka lantas, atau berhadapan dengan pelanggar, dia bisa nyalakan body cam itu. Sehingga ketika terjadi adu mulut dan sebagainya bisa direkam kamera dan bahkan bisa dipantau TMC," ujar Sambodo.
Sambodo menyebut kamera portabel yang berbentuk body cam itu nantinya juga dapat bermanfaat saat mengawal unjuk rasa. Apa pun yang terjadi saat demontrasi itu akan terekam dan dapat terpantau oleh petugas TMC Polda Metro Jaya.
"Ini sedang kita uji coba teknologi nya, kalau nanti tidak terkejar di 23 Maret 2021 pada saat launching e-ETLE nasional, kita akan kejar di titik yang lain," ungkap Sambodo.
Sambodo belum dapat memastikan jumlah pengadaan kamera tilang portabel itu. Pihaknya masih fokus melakukan uji coba. (OL-1)
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Polda Metro Jaya ungkap kronologi penyiraman cairan berbahaya ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Pelaku terbagi tim pantau & eksekutor. Cek detailnya!
POLDA Metro Jaya mengungkap perkembangan kasus penyiraman Aktivis Kontras Andrie Yunus dengan mengungkap wajah dua terduga pelaku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved