Senin 08 Maret 2021, 10:39 WIB

Alhamdulillah 83,34% Wilayah DKI Jakarta Masuk Zona Hijau

Hilda Julaika | Megapolitan
Alhamdulillah 83,34% Wilayah DKI Jakarta Masuk Zona Hijau

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Warga mencuci tangan pada fasilitas yang disediakan di Kampung Tangguh Jaya RW 9, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (30/1/2021)

 

PEMPROV DKI Jakarta melaporkan saat ini wilayahnya dinyatakan keluar dari zona merah penyebaran covid-19. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan sebesar 83,34%  wilayah di DKI Jakarta merupakan zona hijau, 16,51% zona kuning, 0,13% zona oranye, dan masih ada 0,02% yang masuk ke zona merah.

"Di DKI Jakarta saat ini zona hijau 83,34%, zona kuning 16,51%, zona oranye 0,13%, dan zona merah 0,02%," kata Marullah seperti dikutip dari akun Youtube Pusdalops BNPB, Senin (8/3).

Untuk update rekapitulasi zonasi selama PPKM berbasis mikro di tingkat RT per kabupaten kota pada 6 maret. Pertama, Jakarta sekarang ini 5 wilayahnya tercatat dari 30 ribuan RT ada 25.406 RT yang berstatus zona hijau, zona kuning ada 5.032 RT, zona oranye ada 39 RT, dan zona merah ada 6 RT.

"Untuk zona merah ada 6 RT. Seluruh RT zona merah ada di Jakarta Selatan," jelasnya.

Kemudian, untuk parameter PPKM tingkat kabupaten/kota. Saat ini kasus aktif totalnya di DKI Jakarta 3,7% kemudian kesembuhannya 95,08%, kematiannya 1,69%. Sementara itu, untuk Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit sekarang rata-rata berada di angka 64%.

Terdiri dari Jakarta Pusat sebesar 62%, Jakarta Utara sebesar 69%, Jakarta Barat sebesar 55%, dan Jakarta Selatan sebesar 65%, serta Jakarta Tumur sebesar 62%. Adapun untuk Kepulauan Seribu tidak ada rumah sakit di sana dan biasanya warga akan dirujuk ke rumah sakit di Jakarta Utara. Pemprov DKI sudah melaksanakan PPKM sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 4 Tahun 2021, Kepgub Nomor 172 tahun 2021, dan Instruksi Gubernur Nomor 8 tahun 2021.

 baca juga: Tingkat Kesembuhan dari Covid-19 di DKI Jakarta 96,3 persen

Marullah juga memaparkan masih ada sejumlah hambatan dalam penerapan PPKM mikro. Di antaranya, masih tingginya mobilitas masyarakat dari Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Pihaknya melihat di jalan atau lalu lintas masih sangat penuh. Selain itu, kemacetan terjadi di mana-mana.

"Artinya mobilitas warga masih sangat ramai di Jakarta," imbuhnya.

Hambatan kedua terdapat masyarakat dengan KTP DKI tetapi berdomisili di luar Jakarta atau sebaliknya. Hal ini menyebabkan terkendala dalam proses tracing atau pelacakan kasus yang terjadi di Jakarta. (OL-3)

Baca Juga

dok.priba

Diduga Palsukan Bukti Transfer, Reseller Madu Dilaporkan ke Polisi

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 13 April 2021, 13:10 WIB
MODUS penipuannya dengan cara memalsukan bukti transfer M Banking BCA. Akibat kasus ini PT Fisar Berkah Arta mengalami kerugian sebesar...
MI/Fransisco Carolio

Penumpang Boleh Berbuka Puasa di Dalam KRL

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 08:24 WIB
"Selama bulan puasa, KAI Commuter memperbolehkan para pengguna untuk makan dan minum di dalam KRL khusus pada waktu berbuka puasa...
Dok MI

Kebakaran Pasar Minggu, Pemprov DKI Diminta Buat Kios Sementara

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 06:15 WIB
IKAPPI meminta Pemprov DKI untuk segera melakukan upaya-upaya dan langkah-langkah percepatan agar pedagang bisa kembali berdagang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya