Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengungkapkan ia setujui selebgram Helena Lim untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 tahap kedua.
Sebelumnya, selebgram sekaligus penyanyi Helena Lim mendapatkan vaksinasi covid-19 tahap pertama pada 8 Februari 2021 lalu di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk. Keberadaan Helena yang mendapat vaksin padahal bukan tenaga kesehatan maupun penunjang kesehatan pun membuat polemik. Kepolisian pun sampai saat ini belum tuntas mengusut kasus ini.
Baca juga: Ada PPKM, 4 Lokasi Hiburan Malam di Jakarta Pusat Diawasi
"Karena orang itu kalau sudah divaksin yang pertama, dia harus mendapatkan vaksin yang kedua," kata Ariza, Sabtu (27/2).
Menurutnya, terlepas dari kontroversi dan dugaan penyalahgunaan profesi yang dilakukan Helena agar bisa mendapatkan vaksinasi, pihaknya harus tetap mengutamakan sisi kesehatan.
"Harus dibedakan masalah kesehatan dan masalah pelanggaran. Jadi kita juga harus mengutamakan masalah kesehatannya. Jadi menurut hemat kami, hemat saya, setidaknya saya kira, seharusnya diberikan vaksin yang kedua, karena alasan kesehatan," ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah tetap harus bijak bersikap terhadap suatu masalah. Kasus ini bermula saat Helena Lim diduga menyalahgunakan posisinya sebagai pemilik apotek dan membuat surat keterangan dengan posisi pegawai apotek agar bisa divaksin. Helena mengunggah kegiatan vaksinasinya di akun Instagram.
Padahal diketahui, Helena bukan berprofesi sebagai pegawai administrasi apotek yang kerap berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga vaksinasi Helena pun mendapat sorotan masyarakat dan para ahli kesehatan.
"Terkait masalahnya adanya pelanggaran, itu lain lagi, gitu lho. Tapi nanti ini kami tanyakan juga bagaimana bijaknya dan para pihak aparat bagaimana menyikapinya, kesehatan bagaimana. Jangan sampai nanti yang bersangkutan malah terganggu kesehatannya. Nanti kita selesaikan secara bijak. Pemerintah harus bijaksana menyikapi berbagai masalah, dari segi hukum bagaimana, dari segi kesehatan bagaimana," tukasnya. (OL-6)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved