Sabtu 27 Februari 2021, 12:16 WIB

Wagub DKI Setujui Helena Lim Dapat Vaksin Tahap 2

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Wagub DKI Setujui Helena Lim Dapat Vaksin Tahap 2

MOHAMAD IRFAN
Ahmad Riza Patria Wakil Gubernur DKI Jakarta

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengungkapkan ia setujui selebgram Helena Lim untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 tahap kedua.

Sebelumnya, selebgram sekaligus penyanyi Helena Lim mendapatkan vaksinasi covid-19 tahap pertama pada 8 Februari 2021 lalu di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk. Keberadaan Helena yang mendapat vaksin padahal bukan tenaga kesehatan maupun penunjang kesehatan pun membuat polemik. Kepolisian pun sampai saat ini belum tuntas mengusut kasus ini.

Baca juga: Ada PPKM, 4 Lokasi Hiburan Malam di Jakarta Pusat Diawasi

"Karena orang itu kalau sudah divaksin yang pertama, dia harus mendapatkan vaksin yang kedua," kata Ariza, Sabtu (27/2).

Menurutnya, terlepas dari kontroversi dan dugaan penyalahgunaan profesi yang dilakukan Helena agar bisa mendapatkan vaksinasi, pihaknya harus tetap mengutamakan sisi kesehatan.

"Harus dibedakan masalah kesehatan dan masalah pelanggaran. Jadi kita juga harus mengutamakan masalah kesehatannya. Jadi menurut hemat kami, hemat saya, setidaknya saya kira, seharusnya diberikan vaksin yang kedua, karena alasan kesehatan," ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah tetap harus bijak bersikap terhadap suatu masalah. Kasus ini bermula saat Helena Lim diduga menyalahgunakan posisinya sebagai pemilik apotek dan membuat surat keterangan dengan posisi pegawai apotek agar bisa divaksin. Helena mengunggah kegiatan vaksinasinya di akun Instagram.

Padahal diketahui, Helena bukan berprofesi sebagai pegawai administrasi apotek yang kerap berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga vaksinasi Helena pun mendapat sorotan masyarakat dan para ahli kesehatan.

"Terkait masalahnya adanya pelanggaran, itu lain lagi, gitu lho. Tapi nanti ini kami tanyakan juga bagaimana bijaknya dan para pihak aparat bagaimana menyikapinya, kesehatan bagaimana. Jangan sampai nanti yang bersangkutan malah terganggu kesehatannya. Nanti kita selesaikan secara bijak. Pemerintah harus bijaksana menyikapi berbagai masalah, dari segi hukum bagaimana, dari segi kesehatan bagaimana," tukasnya. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Anggaran Penanganan Covid-19 DKI Tahun Jauh Berkurang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:29 WIB
JUMLAH anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD DKI Jakarta tahun ini hanya Rp2,1...
winnetnews.com

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Remaja di Jakbar

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:17 WIB
Seorang remaja bernama Idris Saputra, 18, ditembak oleh orang tak dikenal di kawasan Mangga Besar, Taman Sari Jakarta Barat, Selasa (22/6)...
ucdavis.edu

Wagub Tegaskan Non DKI Bisa Terima Vaksin di Wilayahnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:11 WIB
Warga non DKI dimungkinkan untuk dilayani mendapatkan vaksinasi di Jakarta dengan syarat membawa surat keterangan domisili saat datang ke...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya