Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras mengguyur area Kota Jakarta, dan Bodetabek telah menyebabkan banjir di sejumlah sejak Sabtu (20/2) dini hari hingga siang termasuk di beberapa ruas jalan tol.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pun meminta operator agar menggratiskan sejumlah tol yang terendam banjir. Pasalnya, konsumen juga mengalami kerugian akibat banjir yang merendam sejumlah ruas tol.
"Seharusnya tol yang banjir itu digratiskan. Tak ada pungutan bagi konsumen. Sungguh anomali dan ironis jika jalan tol banjir tapi operator tol masih mengenakan tarif. Bahkan operatol/pengelola tol seharusnya memberikan kompensasi dan ganti rugi bagi kendaraan pengguna yang mogok dan rusak karena melewati banjirnya jalan tol," kata ketua YLKI Tulus Abadi dalam keterangan resmi, Sabtu (20/2).
Baca juga: Jakarta Banjir Besar, Seskab: Yang Salah Bukan Hujan
Menurutnya, pengelola tol seharusnya juga memperbaiki sistem drainase di sepanjang jalan tol. Sebab banjirnya jalan tol, selain karena curah hujan yang tinggi, juga buruknya sistem drainase di sepanjang jalan tol yang banjir tersebut.
"Dini hari tadi, jam 00.30 saya masih menerabas derasnya hujan di jalan tol, dan jalan tol sudah tergenang. Saya dari arah Merak, memasuki ruas tol Tangerang, tol dalam kota, dan ruas Jagorawi, hujan bak air bah tumpah dari langit," tandasnya.(OL-4)
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved