Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Media Survei Nasional (Median) menyebutkan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tetap unggul dalam perebutan kursi DKI-1 jika dibandingkan dengan Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Namun perkiraan hasil survei itu andaikan pilkada DKI Jakarta digelar saat ini. Meski Menteri, Risma, elektabilitasnya meningkat tajam saat ini.
Hal ini berdasarkan hasil survei Median terhadap warga DKI Jakarta yang miliki hak pilih pada 31 Januari hingga 3 Februari 2021 dengan sampel sebanyak 400 responden.
“Jika head to head antara Anies Baswedan dan Risma di Pilkada DKI Jakarta saat ini, maka Anies tetap unggul,” ujar Direktur Riset Median, Ade Irfan Abdurahman, dalam konferensi pers secara virtual, di Jakarta, Senin (15/2).
Berdasarkan hasil survei jika Pilkada DKI dilakukan saat ini, menurut Ade, elektabilitas Anies berada di angka 45,0 persen. Sementera Risma di angka 36,0 persen. Selisi elektabilitas keduaya sebesar 9 persen.
“Memang yang belum menentukan pilihan masih banyak yakni 19,0 persen sehingga angka elektabilitas itu bisa berubah,” jelasnya.
Baca juga: BPS: Program Pemprov DKI Efektif Tahan Pertambahan Penduduk Miskin
Ade mengatakan, elektabilitas Anies memang meningkat dibandingkan survei sebelumnya, tetapi tidak signifikan hanya naik 2,5 persen. Namun, elektabilitas Risma meningkat tajam sebesar 19 persen dari survei sebelumnya. Pada survei Median Juli Tahun 2020, elektabilitas Anies berada di angka 40,0 persen dan sekarang elektabilitasnya 42,5 persen. Sedangkan elektabilitas Risma pada Juli 2020 hanya 4,2 persen dan sekarang menjadi 23,5 persen.
“Nah, ini memang tidak terlepas dari posisi Risma yang sekarang menjadi Menteri Sosial dan belakang juga fokus bekerja tangani masalah sosial di Jakarta,” ungkapnya.
Diketahui, Median melakukan survei face to face interview terhadap warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jumlah sampel sebanyak 400 responden, dengan margin of error sebesar +/- 4,9 % pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi dan gender. Quality control dilakukan terhadap 20% sampel yang ada. (OL-4)
Gugatan sengketa hasil Pilkada Jawa Timur 2024 yang diajukan pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta tidak dapat dilanjutkan.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans) resmi menggugat hasil Pilkada Jatim 2024 ke Mahkamah Konstitusi.
Jika menang Pilgub Jatim 2024, Risma berjanji akan berkeliling ke berbagai wilayah kerja Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) Jatim.
Luluk seharusnya bisa menjadi pesaing ketat Khofifah dan Risma di Pilkada Jawa Timur.
ANALIS Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensat) mengatakan banyak kejutan saat debat pilkada Jatim salah satunya penampilan Luluk Nur Hamidah.
PASANGAN Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Jawa Timur menyampaikan visi dan misinya sebagai pembukaan debat Pilkada Jawa Timur 2024 pada Jumat (18/10) malam ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved