Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan dini akan potensi terjadinya hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang di DKI Jakarta pada hari ini, Minggu (7/2).
BMKG memprediksi adanya potensi hujan disertai angin kencang yang terjadi secara merata hampir di seluruh wilayah ibu kota.
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada dini hari hingga menjelang pagi hari," tulis BMKG di situs resmi bmkg.go.id.
Baca juga: Dinkes DKI Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Nakes Secara Masif
Adapun proyeksi hujan yang disertai kilat/petir ini muncul akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur sejumlah wilayah tersebut. Sementara hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kepulauan Seribu.
Lebih lanjut, BMKG memperkirakan hujan dengan kilat/petir dan angin kencang akan berlanjut di Jakarta Selatan sampai siang hari.
Sementara hujan sedang di Jakarta Timur dan berawan di Kepulauan Seribu. Sedangkan wilayah lainnya akan diguyur hujan berintensitas ringan.
Sementara pada malam hari, intensitas hujan sedang diperkirakan berlangsung lagi di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.
Tidak hanya DKI Jakarta, BMKG juga memperkirakan adanya potensi hujan dengan kilat/petir dan angin kencang di Provinsi Banten.
"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang Selatan, Kabupaten Lebak Timur, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan," ungkap BMKG. (OL-1)
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved