Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI ketiga pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di antara wilayah Pulau Laki dan Lancang pada Sabtu (9/1) berjalan lancar. Sejumlah barang bukti terus ditemukan di tengah lautan. Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar), Rasman, menuturkan pihaknya akan memaksimalkan pencarian di seluruh lokasi jatuhnya pesawat.
"Unsur laut tetap jadi ujung tombak melakukan kegiatan dan akan lebih fokus ke area yang sempit tapi kemungkinan ini akan meluas," terangnya di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Jakarta Utara, Senin (11/1).
Kemudian, lanjut Sarman, pencarian tetap dilakukan petugas dengan memfokuskan seluruh barang di laut untuk diamankan.
"Semua apa saja yang bisa kita ambil, pecahan, kemudian korban dan lainnya kita upayakan.. Memang kita lebih fokus ke bawah air supaya lebih efektif. jadi kita konsentrasi di bawah air," tambahnya.
baca juga: Menhub: Pecahan Besar Sriwijaya Air SJ 182 Segera Diangkat
Namun demikian, Sarman juga akan memfokuskan pencairan di atas permukaan.
Oleh karena itu, pihaknya memperluas wilayah pencairan. "Sampai saat hari ini kurang lebih sekitar 2.600 personel yang terlibat langsung atau tak langsung terhadap kegiatan pencarian dan pertolongan ini," ucapnya. (OL-3)
Tim Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan yang menangani kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT dinyatakan memenuhi persyaratan kelaikudaraan.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 belum bisa disimpulkan.
TIM SAR mendirikan tenda di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan setelah penemuan badan dan ekor pesawat ATR 42 -500
SEHARI sebelum pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak ternyata mesin pesawat tersebut dilaporkan mengalami masalah.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
FANDY Lie (FL), adik bos Sriwijaya Air Hendry Lie segera diadili dalam kasus tindak pidana korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah.
KEJAKSAAN Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menyampaikan pihaknya belum dapat memanggil bos Sriwijaya Air atau tersangka dari kasus korupsi timah, Hendry Lie alias HL
Permasalahan yang dimaksud yaitu perubahan thrust lever (tuas dorong) sebal kiri menjelang ketinggian 11 ribu kaki.
Nurcahyo mengaku pihaknya tak mengetahui penyebab suara pilot tak terekam. Diduga, pilot tidak menggunakan headset atau perangkat komunikasi selama mengudara.
“Bahwa benar adanya akun Instagram Sriwijaya Air telah diretas, dan kini kami berupaya secepatnya agar akun tersebut pulih seperti sediakala."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved