Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait program vaksinasi yang bakal digulirkan tahun depan. Dukungan itu dituangkan dalam bentuk Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2020 tentang Persiapan Penyelenggaraan Vaksinasi Covid-19.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, kemarin, mengatakan pihaknya akan mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat. Misalnya, jatah vaksin untuk DKI, tahapan pemberian vaksin, dan siapa saja prioritas penerima selain tenaga kesehatan.
Aturan soal persiapan vaksinasi tertuang dalam Ingub 66/2020 yang ditandatangani Gubernur DKI Anies Baswedan pada 18 Desember 2020.
"Nanti kalau sudah ada kepastian terkait jumlah yang akan kami terima, tahapan, dan mana saja, kami tinggal melaksanakan. Selebihnya nanti akan kita ikuti ketentuan dari pemerintah pusat," kata Riza.
Secara terpisah, anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak meminta Pemprov DKI untuk menyiapkan data penerima vaksin. Tujuannya agar saat program tersebut dilakukan tidak terjadi ketidakjelasan. "Jenis vaksin dan kelemahan masing-masing biar saja menjadi urusan pemerintah pusat, tapi indikasi penerima dan yang tidak boleh divaksin jelas ada dan sudah seharusnya ada daftarnya," tukas Gilbert.
Sebelumnya, Anies telah menginstruksikan sejumlah jajaran pejabat dan dinas di lingkup Pemprov DKI Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai upaya optimalisasi persiapan penyelenggaraan vaksinasi untuk menanggulangi penyebaran virus korona di Ibu Kota.
Ingub 66/2020 berisi tiga butir instruksi yang ditujukan kepada 17 perangkat daerah termasuk di dalamnya para wali kota hingga lurah. Secara garis besar Ingub itu dibuat agar ada persiapan baik dari infrastruktur, sumber daya manusia, hingga proses sosialisasi terkait penyelenggaraan vaksin covid-19 di Jakarta. (Ssr/Hld/J-2)
Campak bukan sekadar penyakit ringan dengan ruam merah di kulit. Di balik gejalanya yang tampak sederhana, virus ini dapat menyerang paru-paru hingga otak.
Saat ibunya diimunisasi maka zat antibodi-nya akan bisa masuk melalui plasenta dan saluran tali pusar ke si bayi
Masalah stunting di Indonesia belum kunjung reda. Namun, infeksi tersembunyi seperti Respiratory Syncytial Virus (RSV) ternyata bisa memicu lahirnya bayi stunting.
Hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyerang hati dan dapat bersifat akut maupun kronis.
Vaksin memiliki beragam manfaat, antara lain untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit berbahaya seperti polio serta mencegah komplikasi berat yang dapat menyebabkan kecacatan.
Vaksin HPV yang selama ini dikenal sebagai perlindungan utama terhadap kanker serviks pada perempuan, kini direkomendasikan juga untuk anak laki-lak
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved