Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI memastikan seluruh tahanan Bareskrim Polri yang terinfeksi covid-19, sudah diberikan fasilitas kesehatan yang layak, seperti pasien covid-19 pada umumnya.
"Tentunya kami tidak bisa meng-update satu per satu (tahanan) terkait kondisi. Tapi percayalah, yang sudah dirawat di RS Polri tentu diberikan fasilitas layaknya pasien covid-19," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono, Selasa (24/11).
Pihaknya juga memberikan perawatan dan pengobatan semaksimal mungkin terhadap 48 tahanan Bareskrim Polri, yang positif covid-19. Adapun tahanan sehat dan orang tanpa gejala akan dipisahkan.
Baca juga: Polri Pindahkan Tujuh Tahanan Positif Korona Ke RS Polri
"Kami juga melakukan terapi. Dilakukan juga penyemprotan disinfektan. Lalu, diberikan vitamin, suplemen dan pengobatan seperlunya," imbuh Awi.
Sebelumnya, 48 tahanan Bareskrim Polri dinyatakan postif covid-19. Tersangka penyebar hoaks terkait UU Cipta Kerja, Kingkin Anida, diketahui juga positif covid-19. Saat itu, Kingkin menjadi tahanan Mabes Polri.(OL-11)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved