Senin 23 November 2020, 14:35 WIB

Sikap Tegas Pangdam Jaya Tuai Ratusan Karangan Bunga

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Sikap Tegas Pangdam Jaya Tuai Ratusan Karangan Bunga

MI/Andri Widiyanto
Ratusan karangan bunga yang berisi dukungan publik membanjiri Markas Kodam Jaya.

 

TINDAKAN tegas Panglima Kodam (Pangdam) Jaya terkait penurunan baliho Imam Besar FPI Rizieq Shihab, mendapat apresiasi dari masyarakat.

Hal itu tecermin dari ratusan karangan bunga yang berjejer di depan markas Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur. Karangan bunga dari berbagai komunitas itu berisi dukungan kepada Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Dari pantauan Media Indonesia, Senin (23/11), karangan bunga yang berjejer sepanjang hampir 200 meter itu juga menarik perhatian warga yang melintas. Banyak warga yang berhenti untuk berfoto dengan latar karangan bunga.

Baca juga: DPRD DKI: Penurunan Baliho Rizieq Seharusnya Dilakukan Pemprov

Petugas dari TNI dan Polisi pun turun tangan dengan berjaga di pinggir jalan. Tujuannya mencegah kemacetan lalu lintas.

"Saya mendukung Pangdam Jaya karena sudah tegas," ungkap Ali, pria paruh baya yang berhenti di depan karangan bunga dan berswafoto.

Diketahui, Dudung mencuri perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Perintah tegasnya untuk menurunkan baliho milik FPI dengan jargon "revolusi akhlak" disertai foto Rizieq Shihab, membuatnya banjir dukungan. Bahkan, Dudung dengan lantang meminta pembubaran FPI.

"TNI Hebat, Kodam Jaya dahsyat. Kami lintas alumni Bandung dukung TNI dan Kang Dudung," bunyi tulisan karangan bunga dari Lintas Alumni Bandung.

Baca juga: TNI Turunkan Baliho Rizieq, IPW Beri Apresiasi

"Terima kasih Kodam Jaya atas ketegasanmu melawan pemecah bangsa," pesan karangan bunga dari Komunitas Srikandi Indonesia.

Dudung kemudian merespon derasnya dukungan yang mengalir kepadanya. Dia menekankan bahwa upaya menjaga keamanan tidak hanya dari TNI, namun juga hasil kerja bersama Polri dan Satpol PP.

“Dukungan itu tidak hanya untuk TNI saja, tapi polisi juga. Sebetulnya, pencabutan baliho itu sudah dilakukan Satpol PP, polisi dan TNI. Kita lakukan sama-sama. Jadi, situasi sudah mulai aman. Harapan masyarakat yang selalma ini mungkin resah, mulai membaik," pungkas Dudung.(OL-11)

Baca Juga

Antara

Positivity Rate di DKI Makin Turun, Kini Hanya 0,6%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:20 WIB
Pemprov DKI terus menggencarkan vaksinasi covid-19. Untuk vaksin dosis pertama sudah mencapai 10,79 juta orang dan dosis kedua menyasar...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Polisi: Utang Rp1 Juta di Pinjol Ilegal Membengkak jadi Rp50 Juta

👤zaenal arifin 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:10 WIB
Masyarakat yang menjadi korban pinjol ilegal mengalami ganguan kejiwaan setelah mengetahui total pinjaman yang harus dibayar berkali-kali...
Antara/Indiranto Eko Suwarso

Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat, Monas Belum Dibuka untuk Wisatawan 

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 18:29 WIB
Dia menambahkan, saat ini UPT Monas sedang menunggu keputusan pemerintah untuk diizinkan kembali...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya