Minggu 22 November 2020, 13:35 WIB

Kasus Covid-19 di DKI Efek Libur Panjang, Maulid, dan Pernikahan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Kasus Covid-19 di DKI Efek Libur Panjang, Maulid, dan Pernikahan

ANTARA/M Risyal Hidayat
.

 

EPIDEMIOLOG Universitas Indonesia Tri Yunis Miko menyebut pertambahan kasus yang cukup signifikan akhir-akhir ini diakibatkan oleh efek libur panjang pada awal November serta dampak kerumunan yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Seperti pada periode 14-20 November terdapat 6.995 kasus atau rata-rata terjadi penambahan 999 kasus setiap hari. Pada periode 7-13 November terdapat 6.350 kasus atau rata-rata ada penambahan kasus sebanyak 907 kasus per hari.

Tri mengungkapkan, proses 3T yakni testing, tracing, treatment harus diperbanyak untuk bisa melacak kasus sedini mungkin. Sebab, banyak masyarakat yang terlibat dalam acara-acara tersebut.

"Ya kita tahu sendiri kemarin ada libur panjang akhir pekan, ada kerumunan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan pernikahan. Jadi testing, tracing ke orang-orang yang terlibat di acara itu harus giat," kata Tri saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (22/11).

Kenaikan kasus saja tidak bisa dijadikan indikator untuk penarikan rem darurat. Menurutnya setidaknya ada dua indikator lagi yang harus dilihat untuk menentukan nasib status PSBB Transisi di Jakarta yakni ketersediaan ruang isolasi serta ketersediaan ruang rawat.

Untuk ketersediaan ruang rawat dan isolasi, misalnya hari ini belum sampai 60% sehingga bisa dikatakan masih aman. Pemprov DKI Jakarta juga harus menghitung prediksi penambahan keterisian dalam sepekan hingga dua pekan ke depan ditambah.

Hal yang sama juga berlaku pada keterisian ruang isolasi. "Kalau masih aman artinya tidak melebihi 60%, tidak apa-apa PSBB Transisi lagi. Jika dinilai sepekan atau dua pekan ke depan ternyata bisa melebihi 60% ya mau tidak mau tarik rem darurat," terangnya.

Hari ini status DKI Jakarta masih dalam PSBB Transisi jilid 2 yang memasuki hari terakhir setelah perpanjangan dilakukan pada 8 November lalu. Sebelumnya PSBB Transisi jilid 1 yang berlaku sejak 5 Juni pernah dihentikan pada 13 September lalu karena kenaikan kasus yang sangat signifikan. (OL-14)

Baca Juga

AFP

Anies dan Riza Positif Korona, Istana Justru Lempar Pujian

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 01 Desember 2020, 19:45 WIB
Moeldoko mengatakan sikap tanggung jawab sosial seperti itu tidak dimiliki Rizieq Shihab yang justru berupaya menutup-nutupi kondisi...
MI

Sebut PSI Bohongi Masyarakat, Golkar: Gaji DPRD tidak Naik

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 01 Desember 2020, 19:40 WIB
Baco menilai PSI hanya mencari sensasi...
AFP

Imbas Kerumunan Rizieq, Polisi Periksa Camat Hingga Kepala Pol PP

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 01 Desember 2020, 19:25 WIB
Rencananya, aparat kepolisian akan memanggil 8 saksi tambahan untuk diperiksa berkaitan dengan kerumunan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya