Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
FRAKSI PDI-Perjuangan DPRD DKI Jakarta meminta agar Pemprov DKI Jakarta melakukan kajian matang terkait adanya permohonan perizinan penggunaan Monumen Nasional (Monas) untuk acara Reuni 212.
"Pemprov DKI Jakarta harus melakukan kajian yang matang dan detail sebelum merekomendasikan izin pemanfaatan Monas," kata Gembong Warsono dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, saat dihubungi melalui telepon di Jakarta, Kamis (12/11).
Karena pada prinsipnya, lanjut Gembong, jika ingin menggunakan lahan Monas hal itu merupakan kewenangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dia tetap menyarankan agar Anies melakukan kajian sebelum memberikan keputusan mengizinkan acara yang mengundang banyak orang tersebut.
"Gubernur harus melakukan kajian yang baik, apakah perlu diberikan izin atau tidak," ujar Gembong.
Sebagai informasi Persaudaraan Alumni 212 berencana akan menggelar reuni Aksi 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan, surat permohonan izin sudah dilayangkan tiga bulan lalu dan masih menunggu jawaban dari Pemprov DKI Jakarta.
Masih terkait dengan rencana Reuni PA 212 di Monas, menurut Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria, sampai sekarang Monas belum boleh dibuka.
Ariza sapaan Ahmad Riza Patria menegaskan, kawasan Monas hingga saat ini masih belum bisa dibuka karena dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.
"Sampai hari ini Monas belum diperkenankan dibuka karena terkait PSBB transisi," kata Ariza.
"Kan memang setiap tahun di Monas. Aksi 212 tahun 2016 juga kan di Monas. Masak sekarang reuninya mau pindah ke Ancol," ungkap Slamet dengan nada tinggi.
Namun, Ariza menegaskan, sampai hari ini pihaknya belum diperkenankan membuka aktifitas masyarakat Ibu Kota di Monas. Sebab masih terkait adanya PSBB transisi guna memutus rantai penularan Covid-19. (OL-4)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved