Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien rawat inap covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran mengalami penambahan. Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian menyampaikan data terbaru hari ini, Jumat (6/11), ada penambahan pasien sebanyak 38 orang. Sehingga jumlah pasien yang masih dirawat berjumlah 980 orang.
“Update perkembangan pasien rawat inap di Wisma Atlet Tower 6 dan 7 ini sebanyak 980 orang. Ada penambahan 38 orang dari sebelumnya 942 orang,” kata Aris dalam keterangan resminya, Jumat (6/11).
Adapun dari total 980 terdiri dari 467 pria dan 513 wanita. Untuk diketahui, pasien yang dirawat di Tower 7 dan 8 adalah untuk pasien covid-19 yang memiliki gejala berat.
Baca juga: Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Berkurang
Sementara itu, rekapitulasi pasien rawat inap di Wisma Atlet hingga ini sudah sebanyak 23.783 pasien terdaftar. Sedangkan yang sudah keluar sebanyak 22.803 orang dengan rincian 22.360 dinyatakan sembuh, 435 dirujuk ke rumah sakit lain, dan 8 orang meninggal dunia.
“Rekapitulasi Pasien Tower 6 & 7 TMT 23 Maret s.d 6 November 2020 yang telah terdaftar sebanyak 23.783 orang dan yang sudah keluar dari rumah sakit sebanyak 22.360 orang,” pungkasnya.(OL-5)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved