Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menjelaskan penyebab kembali kambuhnya mantan pecandu narkoba.
Sebelumnya, penyanyi Reza Artamevia diciduk polisi akibat kepemilikan narkoba jenis sabu. Ini bukan pertama kali Reza terjerat kasus serupa.
Pada 2006, ia diamankan polisi bersama Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Braja Musti di Lombok, NTB setelah positif mengonsumsi sabu.
Reza Indragiri mengatakan ada beberapa hal yang menyebabkan kekambuhan, khususnya mengenai program rehabilitasi yang telah berjalan.
Pertama, program rehabilitasi dijalankan secara klasik dan fokus pada kondisi individual. Lalu, program rehabilitasi tidak komprehensi dan proses detoksifikasi dengan membuang atau menetralkan racun belum tuntas.
Kemudian, adanya efek samping penggunaan obat resep untuk menghentikan penyalahugunaan narkoba. Selanjutnya, kehidupan sehar-hari mantan pecandu tidak berubah.
Baca juga :Polisi Buru Pemasok Sabu ke Reza Artamevia
Reza Indragiri mengatakan di samping penelusuran pihak yang terkait dalam pemasok sabu ke kalangan artis, juga harus dievaluasi program rehabilitasi yang dijalankan.
"Jadi, semestinya bukan hanya seleb kambuh yang perlu ditelisik. Bagaimana program rehabilitasi yang ada selama ini, juga patut dievaluasi," kata Reza Indragiri, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (6/9).
Lebih lanjut, Reza Indragiri juga mengimbau dengan adanya pandemi covid-19 akan membuat potensi penyalahgunaan narkoba meningkat. Ia mengatakan rasa depresi akan muncul dan narkoba akan menjadi jawaban dari masalah itu.
"Wabah covid-19 sangat mungkin disertai atau diikuti oleh wabah masalah mental. Penyalahgunaan narkoba bisa dipandang sebagai wujud masalah mental maupun sebagai 'penawar' atas masalah mental," kata Reza. (OL-2)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved