Jumat 04 September 2020, 17:30 WIB

Pakai Masker Tak Nyaman, Anies: Terpapar Covid Lebih Tak Nyaman

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pakai Masker Tak Nyaman, Anies: Terpapar Covid Lebih Tak Nyaman

MI/Bary Fathahilah
Mural kampanye memakai masker

 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut dalam mensosialisasikan penggunaan masker tim dari Pemerintah Provinsi DKI perlu memahami apa yang dirasakan masyarakat. Misalnya rasa tidak nyaman, jenuh, panas ketika menggunakan masker dalam waktu yang lama terlebih di tempat-tempat yang tidak berpendingin ruangan.

Tapi, menurutnya, ketidaknyamanan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan jika warga terpapar covid-19 dan harus dirawat di rumah sakit jauh dari keluarga. Pasalnya, berbeda dengan sakit yang lain, apabila terpapar covid-19, keluarga dilarang untuk menjenguk pasien.

"Saya ingin garisbawahi sekali lagi. Pakai masker itu tidak nyaman, tapi lebih tidak nyaman bila terpapar covid-19. Jadi, sampaikan kepada semua, siapa saja. Jangan bilang kalau pakai masker itu nyaman. Tidak, ini tidak nyaman. Tapi inilah 'vaksin kita' sebelum nanti ditemukan vaksin yang bisa disuntikkan," kata Anies dalam webinar laporan Tim Penggerak PKK, Jumat (4/9).

Sebelum vaksin yang bisa disuntik (ditemukan), lanjut Anies, inilah vaksin kita. "Masker inilah vaksin kita. Inilah perlindungan kita," tambah Anies.

Baca juga: Sanksi Masuk Peti Disetop, Satpol PP Jaktim Tegur Anggota

Ia mengatakan masyarakat umumnya sudah paham tentang penggunaan masker. Namun, rata-rata masyarakat kemudian melepas masker karena merasa lelah dan panas.

Hal tersebut hanya perlu diingatkan kembali agar rasa tidak nyaman itu bisa disingkirkan demi kesehatan.

"Tapi kenyataannya virusnya itu tidak pernah lelah. Virusnya tidak pernah capek. Jadi, kita tidak boleh kalah sama virusnya. Kalau virusnya tidak bisa capek, manusia bisa lebih tahan dari virusnya. Ini sempurna-sempurnanya makhluk itu, manusia. Jangan kalah kita sama staminanya virus. Virusnya tidak punya lelah. Kitanya tidak boleh lelah juga, kita tahan," terangnya.

Kampanye penggunaan masker, imbuh Anies, tidak boleh bosan-bosannya dilakukan. "Sudah ada penelitian yang menjelaskan bahwa masker menjadi elemen yang dapat menghalau penularan virus covid-19," paparnya.

Pencegahan ini, kata Anies, harus terus dilakukan. "Paralel bersamaan dengan kerja pemerintah melakukan testing, tracing, dan treatment," tegasnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok MI

Pemudik tanpa Surat Bebas Covid-19 Diimbau Lapor Polsek

👤Ant 🕔Selasa 18 Mei 2021, 23:58 WIB
Yusri mengatakan Polda Metro Jaya telah menyiapkan fasilitas tes usap antigen gratis bagi para pemudik yang kembali ke...
dok.mi

Jaksa Tuntut Residivis Produksi Gas Melon tak ber-SNI 18 BulanĀ Bui

👤Dede Susianti 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:35 WIB
TERDAKWA utama pelaku produksi tabung gas melon tak berstandar nasional Indonesia (SNI) dituntut 18 bulan penjara oleh jaksa pada Kejari...
ANTARA

Sandiaga Puji Anies yang Tutup Obyek Wisata karena Dibanjiri Warga

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 18 Mei 2021, 21:18 WIB
Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara sejumlah tempat wisata sejak 15 hingga 17 Mei, seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya