Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JASAD seorang perempuan yang hanya dibungkus selimut ditemukan di sebuah kontrakan di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Menurut Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharam Wibisono, jasad perempuan tersebut ditemukan pada Selasa (25/8) sekitar pukul 17.30 WIB.
"Saat itu saksi sedang lewat depan TKP lalu mencium bau tidak sedap dari arah TKP dan mencarinya," kata Muharam dikonfirmasi, Rabu (26/8).
Bau tidak sedap tersebut berasal dari kamar kontrakan dengan posisi pintu terkunci. Saksi yang mencoba masuk ke kontrakan itu lantas menemukan jasad perempuan terbungkus selimut dan lakban.
"Saat diperiksa polisi, ditemukan mayat perempuan tanpa busana yang sebelumnya diikat, dibungkus dengan kain hitam, dibungkus lagi dengan selimut kemudian dilakban," ujar Muharam.
Baca juga: Saat Diperiksa, Pelaku Pembunuhan Bos Pelayaran ‘’Kesurupan’’
Pihak kepolisian menduga perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan. Muharam menambahkan, korban diduga meninggal sejak Sabtu (22/8) lalu. Berdasarkan kesaksian warga sekitar, korban pertama kali masuk ke kontrakan sekitar tiga hari yang lalu.
"Dari beberapa saksi awal yang kita periksa mengetahui korban ini terlihat terakhir kali masuk kos-kosan tiga hari lalu," ungkap Muharam.
"Dugaan sementara itu korban pembunuhan," imbuhnya.
Pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa karung hingga senjata tajam di lokasi yang diduga digunakan untuk membunuh korban.
"Memang ada beberapa benda tajam yang kita temukan, sudah kita amankan. Nanti akan kita lakukan pemeriksaan lebih dalam," tutur Muharam.(OL-5)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved