Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin dikabarkan terpapar covid-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza pun telah mendengar informasi tersebut.
"Ya informasinya begitu. Nanti saya cek lagi kepastiannya," kata Ariza di Balai Kota, Selasa (18/8).
Ariza menegaskan akan terus memantau perkembangan informasi tersebut. Ia kembali mengingatkan agar seluruh pihak harus ketat dan taat menjalankan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau yang disebut gerakan 3M.
Baca juga : Warga Jagakarsa Terbanyak Langgar Aturan Masker di Jaksel
"Prinsipnya semua harus melaksanakan 3M," tandasnya.
Sementara itu, hingga hari ini Pemprov DKI melaporkan jumlah kasus Konfirmasi covid-19 secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 30.597 kasus. Dari jumlah tersebut, 20.505 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 67%.
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 9.064. Jumlah kasus aktif ini adalah orang yang masih dirawat di RS maupun menjalani isolasi mandiri. (OL-7)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved