Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Anies: 67% Tempat Tidur di Ruang ICU Terisi Pasien Covid-19

Insi Nantika Jelita
14/8/2020 08:41
Anies: 67% Tempat Tidur di Ruang ICU Terisi Pasien Covid-19
Warga menghubungi kerabatnya yang menjadi pasien di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta melalui layanan panggilan video.(ANTARA/Aditya Pradana Putra)

SELAMA dua pekan terakhir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut terjadi peningkatan penggunaan ruang isolasi dan ICU di Jakarta. Hal itu seiring penambahan kasus positif covid-19 tiap harinya.

Anies mengatakan, dari 4.456 tempat tidur isolasi yang tersedia di rumah sakit yang ada di Jakarta, 65% sudah terisi oleh pasien penyakit menular itu.

"Begitupun dengan ruang ICU yang telah disiapkan 483 tempat tidur, kini 67% sudah terisi pasien terkonfirmasi covid-19," kata Anies dalam keterangan resmi, Kamis (13/8).

Jumlah itu, sebutnya, bertambah dari satu bulan sebelumnya kala ruang isolasi atau ICU terisi di kisaran 40-50%.

Baca juga: Anies: Tingkat Kematian Covid-19 di DKI 3,5%, di Bawah Nasional

Dengan meningkatnya kapasitas ruang ICU dan isolasi yang terisi, ia meminta perlu ada penanganan bersama dari pihak rumah sakit, klinik, puskesmas, lab, dan berbagai fasilitas kesehatan lainnya.

"Di dalamnya ada tenaga kesehatan yang saat ini merasakan beban yang tidak sederhana," imbuh Anies.

Orang nomor satu di DKI itu menuturkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan penting untuk meringankan beban tenaga kesehatan.

Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan membenarkan banyak menolak pasien covid-19 karena kapasitas untuk merawat pasien tersebut telah berlebihan atau overload.

"Sudah dua minggu ini overload pasiennya. Kapasitas kami sudah penuh, sehingga terpaksa menolak pasien rujukan," ungkap Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Erlina Burhan kepada mediaindonesia.com, Rabu (12/8). (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya