Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD DKI Jakarta diminta menghentikan sementara kegiatan kunjungan kerja (kunker) ke luar kota. Pasalnya, sudah ada anggota dewan yang dinyatakan positif Covid-19.
"Dengan adanya anggota DPRD DKI Jakarta yang terpapar korona, harusnya anggota dewan yang lain lebih berhati-hati. Sebaiknya memang ditunda," Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin kepada Media Indonesia, Jakarta, Rabu (5/8).
Baca juga: Ngotot Kunker, Anggota DPRD DKI Siap Pertaruhkan Nyawa
Namun, Ujang menyebut kegiatan kunker merupakan hak dari anggota dewan sebagai bentuk kerja yang bakal diperuntukkan untuk warga DKI.
Protokol kesehatan menjadi hal mutlak, sebutnya, untuk dipatuhi anggota DPRD yang ingin kunker.
"Tapi, jika mereka pun terus jalan dengan kunkernya, itu juga hak mereka. Yang terpenting menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, itu utamanya," tutur Ujang.
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Ahmad Lukman Jupiter mengatakan kunker akan membantu mereka dalam melaksanakan rencana kerja selama satu tahun.
Hasil kunker itu, ungkapnya, untuk menambah pengetahuan, wawasan dan kajian untuk mempercepat penyelesaian kegiatan yang memang menjadi tugas Anggota DPRD untuk menyelesaikan rancangan peraturan daerah.
"Kunjungan kerja pada saat sekarang ini juga dilakukan oleh Anggota DPR RI dan Seluruh anggota DPRD dari provinsi lain, bukan hanya DPRD DKI saja. Kami juga membaha penanganan Covid-19," pungkas Jupiter. (OL-6)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Hilangnya nyawa dalam insiden terbaru ini adalah bukti nyata bahwa pendekatan persuasif tanpa ketegasan hukum tidak memberikan efek jera bagi para pelaku.
Perbaikan jalan harus dilakukan secara cepat, responsif, dan menyeluruh, dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.
Korban merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang sedang mengemudikan kendaraan bernomor polisi B 2148 BOK.
ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Selasa (20/1).
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved