Selasa 04 Agustus 2020, 19:46 WIB

Positivity Rate Jakarta Naik Jadi 7,8%

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Positivity Rate Jakarta Naik Jadi 7,8%

MI/RAMDANI
Foto udara kawasan pusat bisnis di Jakarta yang lengang saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Jumat (10/4/2020).

 

PEMPROV DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat sehingga, memperkecil potensi penularan Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia Tatri Lestari memaparkan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 4.160 spesimen.

Baca juga: Covid-19 di Jakarta Utara: Tambah 88 Orang, Total Positif 2.674

"3.537 diantaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 466 positif dan 3.071 negatif. Dari 466 kasus tersebut, 80 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 39.353. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 37.876," terangnya di Jakarta, Selasa (4/8).

Ia menjelaskan, WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

"Untuk 'positivity rate' atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,8%, sedangkan Indonesia sebesar 15,3%," imbuhnya.

Kondisi wabah di sebuah daerah hanya bisa diketahui melalui testing. Strategi tes-lacak-isolasi sangat penting dilakukan dalam penanganan wabah. Jumlah tes yang tidak memenuhi standar WHO berakibat makin banyak kasus positif yang tidak terlacak. Jakarta telah memenuhi standar itu, bahkan melebihinya.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 47 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

Sementara itu, penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 466 kasus. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini sebanyak 7.648 kasus (orang yang masih dirawat / isolasi).

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada hari ini sebanyak 22.909 kasus. Dari jumlah tersebut, 14.381 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 880 orang meninggal dunia. (OL-6)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Rencana Kenaikan Gaji DPRD DKI Saat Pandemi Dinilai Beratkan Warga

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 03 Desember 2020, 12:56 WIB
Dalam RKT DPRD DKI 2021, setiap anggota akan mendapatkan gaji bulanan Rp173.249.250 sebelum dipotong pajak penghasilan (PPh). Tahun...
ANTARA/Nova Wahyudi

DPRD DKI Klaim Naiknya Tunjangan Anggota Dewan Sesuai Aturan

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 03 Desember 2020, 12:26 WIB
Dalam APBD 2021, terdapat kenaikan anggaran untuk Rencana Kerja Tahunan (RKT) DPRD DKI Jakarta yang mencapai...
Dok MI

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Video Syur Mirip Gisel ke Jaksa

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 03 Desember 2020, 12:08 WIB
Jika berkas dinyatakan lengkap, proses pelimpahan tahap dua bakal segera dilakukan. Penyidik akan menyerahkan tersangka dan barang bukti...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya