Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan pembatasan ganjil genap (gage) pada pekan depan. Penerapan ini akan menjadi yang pertama dilakukan selama masa pandemi covid-19 setelah ditiadakan selama beberapa bulan.
Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menegaskan penerapan gage harus diiringi pula dengan perubahan layanan angkutan umum.
Langkah pertama adalah dengan memetakan para pengendara angkutan pribadi dan penumpang angkutan umum.
"Pemetaan ini akan membantu Pemda DKI dalam melihat penyediaan angkutan jenis apa yang harus diperbanyak untuk mendukung orang beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," ujar Djoko, Sabtu (1/8).
Menurut Djoko, ada tiga golongan pengguna angkutan umum sebenarnya dilihat dari nilai upah atau pendapatannya, yakni yang pas atau di bawah UMR. Golongan ini akan memilih Kereta Rel Listrik (KRL).
Baca juga: Transportasi Publik Jadi Penyebab Munculnya Klaster Perkantoran
Golongan terakhir adalah yang memiliki pendapatan lebih dari Rp10 juta. Golongan ini biasanya akan memilih menggunakan sepenuhnya kendaraan pribadi berupa roda empat.
"Nah, untuk yang roda empat ini bisa diberikan bus-bus eksklusif yang tidak bersubsidi, tapi pelayanannya menjangkau sampai ke permukiman seperti kawasan klaster," ujarnya.
Bus-bus ini bisa dilengkapi dengan bike rack agar pengguna bisa kembali melanjutkan perjalanannya menggunakan sepeda yang dibawa.
"First and last mile-nya tetap ada, yakni sepeda," jelas Djoko.
Kalau ini dijalankan dengan perhitungan yang matang, Djoko meyakini akan ada perpindahan dari pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.
"Dari segi kemacetan berkurang. Kualitas udara juga membaik karena memang kan udara Jakarta berangsur kembali dipenuhi polutan. Selain itu, kondisi ini juga bisa mengurangi angka kecelakaan karena kita tahu bahwa angka kecelakaan menurun selama masa PSBB pratransisi," pungkasnya. (OL-14)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil-genap kendaraan karena adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu (27/11).
Peniadaan sistem ganjil-genap pada 16 September 2024, bertepatan dengan hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.
Pelaksanaan kebijakan ganjil-genap di Jakarta ditiadakan pada 17 dan 18 Juni 2024 karena libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi.
POLRI mencatat sebanyak 4.027 pemudik melanggar kebijakan ganjil genap (gage) selama arus mudik Lebaran 2024 di Tol Jakarta-Cikampek-KM 414 Tol Kalikangkung. Surat tilang dikirim ke alamat
SELAMA libur lebaran Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tidak menerapkan aturan ganjil genap di 25 ruas jalan Ibu Kota.
Pembatasan itu bisa dilakukan dengan larangan melintas atau dengan rekayasa lalu lintas.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved