Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
AYAH dari mendiang video editor Metro TV, Yodi Prabowo, Suwandi kecewa dengan hasil penyidikan kepolisian. Pasalnya, Direktur Reserse Kriminal Umum PMJ Kombes Tubagus Ade Hidayat menyatakan kematian Yodi dikarenakan bunuh diri.
Suwandi pun tak percaya anaknya nekat bunuh diri. "Saya sebagai orang tua kecewa dengan kesimpulan itu karena enggak mungkin anak saya bunuh diri," ungkap Suwandi, Sabtu (28/7).
Baca juga: Polisi Duga Yodi Pakai Ekstasi agar Berani Bunuh Diri
Suwandi menilai anaknya tidak depresi dan tidak memperlihatkan rasa sedih sebelum meninggal. "Dia (Yodi) tidak menampakkan depresi. Bahkan dia masih bekerja masih mau mengantar ibunya ke tempat urut yang bagus karena anak saya yang kecil tidak bisa jalan," papar Suwandi.
Baca juga: Polisi Sebut Editor Metro TV Yodi Prabowo Bunuh Diri
Menurutnya, sang anak bersemangat dalam mengumpulkan uang untuk menikah. Sang anak juga berencana untuk membeli laptop untuk mencari uang tambahan.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Yodi Prabowo Terungkap
Polisi menyimpulkan Yodi diduga bunuh diri. Hal itu terkuak lantaran dari seluruh hasil temuan dan penjelasan keterangan ahli TKP dan bukti petunjuk yang lainnya.
Baca juga: Saat Olah TKP, Wajah Kekasih Yodi Prabowo Disorot Warga
Yodi juga tertangkap kamera pengawas (CCTV) membeli pisau di sebuah toko modern yang ada di rute dia dari rumah ke kantornya.
Baca juga: Pesan yang tak Pernah Dibaca Yodi Prabowo
Jenazah Yodi ditemukan pada Jumat (10/7). Di tubuh Yodi, polisi menemukan luka tusuk di bagian dada dan leher. Polisi juga menemukan sebilah pisau, dompet, KTP, NPWP, ATM Mandiri, tiga STNK, uang tunai Rp40 ribu, helm, jaket, dan tas selempang di TKP.
Yodi bergabung Metro TV sejak 15 Desember 2015. Yodi merupakan video editor dan terakhir bertugas pada Selasa (7/7) pukul 15.00-22.27 WIB. (X-15)
Seorang perempuan berinisial Aisyah (18) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).
Ayah EM, AM, mahasiswi Unima atau Universitas Negeri Manado yang meninggal dunia akibat bunuh diri dan diduga menjadi korban pelecehan seksual, menempuh jalur hukum
MAHASISWI Unima atau Universitas Negeri Manado berinisial EMM ditemukan tewas akibat bunuh diri di kamar kos miliknya di Kecamatan Tomohon Tengah, Selasa (30/12). ia menulis surat laporan
SEORANG mahasiswi dari Universitas Negeri Manado atau Unima dilaporkan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri. Berikut fakta-fakta Mahasiswi Unima Gantung Diri Diduga Korban Pelecehan
Korban terlihat terakhir pada hari Minggu (30/11) sore.
RS Polri Pastikan Ayah Tiri Alvaro Tidak Alami Kekerasan, Luka Sesuai Pola Gantung Diri
DIREKTUR Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menegaskan pentingnya penguatan publikasi kerja-kerja penyediaan air bersih di Jakarta.
Mengusung tema Journey With Empathy, Metro TV menempatkan empati sebagai fondasi jurnalisme yang ingin terus dijaga dalam setiap langkah ke depan.
Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV Aries Fadhilah secara simbolis menyerahkan paket bantuan di tiga yayasan sekitar Kantor Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Selasa (19/3)
Adapun paket seragam terdiri baju sekolah, baju pramuka, celana atau rok, sepatu, tas, dan peralatan keperluan sekolah lainnya dengan kisaran harga Rp1,2 juta per paket.
Rektor universitas berkontribusi nyata sebagai motor penggerak utama prestasi dan inovasi lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
Saat ini jenazah yang ditemukan di kawasan Bacan Timur, Halmahera Selatan itu masih dalam proses identifikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved