Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat denda tilang dari sistem electronic traffic law enforcement (e-TLE) mencapai Rp7 miliar. Angka tersebut merupakan hasil penilangan yang dilakukan sejak November 2018 sampai Desember 2019.
"Total yang sudah diseterorkan itu sebesar Rp7.635.000.000," jelas Dirlantas Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/7).
Sambodo memaparkan dalam periode tersebut, jumlah pelanggaran yang terverifikasi mencapai 31.588 kasus. Adapun jenis pelanggaran terbanyak yakni pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman dengan total 23.427 pelanggaran.
"Kemudian ganjil genap juga cukup efektif dengan 6.726 pelanggaran, dan penggunaan HP saat mengemudi 1.435 pelanggaran," ungkap Sambodo.
Menurut Sambodo, total denda yang disetorkan merupakan hasil dari 12 kamera e-TLE. Ia memproyeksikan akan lebih banyak lagi jumlah pelanggaran yang terekam apabila e-TLE tahap kedua diterapkan.
"Ini baru dengan 12 kamera, nanti ditambah dengan 45 kamera tentu akan semakin banyak lagi pelanggaran yang bisa kita capture," katanya.
Baca juga : Polisi Hunting Lokasi Operasi Patuh Jaya 2020
Namun, Sambodo menegaskan angka pelanggaran bukan merupakan target yang ditetapkan pihaknya.
"Target kami adalah justru semakin sedikit pelangaran yang ter-capture malah semakin bagus. Itu berarti menunjukkan bahwa disiplin masyarkat untuk berlalu lintas semakin baik di titik-titik yang ada e-TLE-nya," tandas Sambodo.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya mendukung [rpgram e-TLE yang dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya. Ia berharap agar e-TLE dapat membiasakan masyarakat tertib berlalu lintas.
"Bahwa yang diharapkan itu bukan jumlah rupiah tagihan pelanggaran yang meningkat, tetapi jumlah ketertiban berlalu lintas yang makin meningkat. Dan ini memerlukan proses pembiasaan," kata Anies.
Bentuk dukungan yang diberikan ole0h Pemprov DKI sendiri terejawantahkan dalam pengembangan e-TLE tahap 2. Setidaknya, ada 45 kamera yang dipasang menggunakan dana hibah Pemprov DKI tahun 2019/2020 dengan total Rp38,5 miliar. (OL-7)
Pemprov DKI Jakarta siap bersinergi dalam penambahan titik kamera, integrasi sistem, serta perluasan cakupan ETLE.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut program Electronic Traffic Law Enforcement (-ETLE) menjadi tonggak penting reformasi digital di tubuh Korps Lalu Lintas Polri.
Ari mengimbau kepada masyarakat agar sama-sama bisa menaati peraturan lalu lintas.
ETLE yang sedang dikembangkan adalah penegakan hukum berbasis teknologi yang lebih kepada objektif dan berkeadilan.
DITLANTAS Polda Metro Jaya Kombes Komaruddin menegaskan bawah electronic-traffic law enforcement (E-TLE) berfungi hanya untuk menilang kendaraan bermotor.
Kamera ETLE ini secara otomatis merekam pelanggaran, data pelanggaran dikirim ke pusat kontrol polisi dan surat tilang elektronik dikirim ke alamat pemilik kendaraan atau via SMS/email.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved