Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SERIKAT Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI menerima laporan ada 461 penerima kartu Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) di 16 kelurahan di Ibu kota kedapatan saldonya Rp0.
Menurut Perwakilan dari Koalisi Bansos DKI Muhammad Dika, data tersebut didapatkan dari laporan yang masuk ke posko informasi dan pengaduan yang didirikan oleh SPRI di 16 kelurahan di Jakarta.
"Warga tersebut sudah tidak dapat mengakses kartu BPNT-nya sejak Maret 2020, bahkan banyak juga yang sudah tidak mendapati saldonya nihil sejak tahun 2017," ungkap Dika dalam keteranganya kepada mediaindonesia.com, Jakarta, Rabu (22/7).
Selain itu, Dika juga mengatakan 461 orang tersebut juga tidak menerima bantuan sosial dari Pemprov DKI dan pemerintah pusat lantaran sudah terdaftar di BPNT.
“Akibatnya, ekonomi keluarga mereka semakin krisis, terlebih banyak dari mereka adalah pekerja informal seperti pekerja rumah tangga yang juga terpaksa dirumahkan karena pandemi dan kebijakan PSBB pemerintah DKI Jakarta," terang Dika.
Baca juga : Operasi Patuh Jaya Juga Menyasar Pelanggar Protokol Kesehatan
Laporan lainya yang masuk ke posko SPRI, ialah mayoritas pelapor menyebut nilai bantuan bansos PSBB dari pemerintah, jauh lebih kecil dari yang diinformasikan.
Ada 30% pelapor, kata Dika, menyatakan jika dikonversi ke rupiah, nilai bantuan sembako PSBB hanyalah berkisar Rp150 ribu yang terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, sarden.
"Bahkan, 27% pelapor lainnya menganggap nilai bantuan yang diberikan sekitar Rp51 ribu hingga Rp100 ribu per sekali distribusi atau 2 minggu sekali," kata Dika.
Dika juga menyampaikan ada warga di Jakarta Barat yang membeberkan pada bansos dari Pemprov DKI Jakarta yang berupa satu box dibagi untuk lima keluarga.
Hal itu dilakukan lantaran pihak ketua RT mencegah keributan diantara warga karena banyak warga yang tidak mendapatkan bantuan apapun sama sekali, padahal mereka masuk dalam kriteria warga miskin. (OL-2)
Perusahaan ritel The Harvest menutup rangkaian program sosial Ramadan bertajuk Let Eid Be The Light pada 31 Maret 2026 dengan capaian penyaluran 800 paket sedekah untuk anak-anak yatim.
Inisiatif sosial yang melibatkan anak-anak dinilai tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga berperan penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri serta harapan.
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Bank Mandiri menyalurkan sebanyak 2.000 paket sembako.
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Bireuen.
Kegiatan sosial selama bulan Ramadan 2026 kembali digelar untuk membantu masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan kepada warga di sejumlah daerah.
Asosiasi industri hilir sawit mengajak masyarakat untuk lebih mengenal manfaat kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved