Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Idham Azis menegaskan ancaman hukuman mati untuk anggota kepolisian yang berani menggunakan narkoba.
Pernyataan itu disampaikan Idham saat menghadiri acara pemusnahan barang bukti sabu 1,2 ton dari sindikat internasional Iran-Pakistan.
"Kalau polisinya sendiri yang kena narkoba, harus hukuman mati sebenarnya. Karena dia sudah tahu undang-undang, dia tahu hukum," tegas Idham di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/7).
Baca juga: Kawal New Normal, Polri Kerahkan 77 Ribu Personel
Dirinya tidak lelah mengingatkan jajaran Direktur Reserse Narkoba. Bahkan, anggota Polri diminta menjalani tes urine.
"Bener nggak itu pengamanan barang buktinya? Cek itu anggota. Sekali-kali tes urine, bener nggak? Karena banyak kejadian yang begitu," pungkas Idham.
Polri dikatakannya harus konsisten dalam upaya pemberantasan narkoba. Idham meminta petinggi kepolisian untuk membina anggotanya.
"Bagaimana kita memberantas narkoba, kalau kita sendiri bagian dari itu. Silahkan para komandan punya tanggung jawab moral untuk membina dan membimbing anggotanya," tandasnya.(OL-11)
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved