Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM diskusi bertajuk 'Dampak Sosial Ekonomi Polusi Udara di Jakarta' yang digelar Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) hari ini terungkap bahwa warga di wilayah yang memiliki polusi tinggi seperti Jakarta rentan terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ini disampaikan oleh guru besar ilmu kesehatan lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Profesor Budi Haryanto.
Dalam studinya, Budi menyebut anak-anak yang tinggal serta memiliki aktivitas di daerah yang memiliki polusi tinggi bisa terkena ISPA lima sampai delapan kali dalam satu bulan.
Hal yang sama juga terjadi pada warga yang berprofesi sopir angkutan kota. Pada survei yang dilakukan ke pengemudi angkutan kota di sembilan trayek di Terminal Kampung Melayu ditemukan 56% sudah terganggu fungsi parunya.
"Saya ingatkan lagi ketika kita kena gangguan fungsi paru tidak bisa sembuh 100%," kata budi, Sabtu (27/6).
Baca juga: Ketua Komisi B Dorong Sosialisasi dan Rapid Tes di HBKB Wilayah
Ia juga menegaskan, warga yang setiap harinya berkendara di dalam mobil dengan penyejuk atau AC tidak lantas mencegah dari terhirupnya zat-zat polusi udara.
Dari hasil studinya, Budi lebih lanjut memaparkan, warga yang mengendarai kendaraan ber-AC juga tak lepas dari paparan polusi udara.
"Meski lebih rendah, tapi warga yang berkendara dengan mobil ber-AC juga menghirup zat Pm2,5 6-8 kali lipat dari ambang batas yang diperbolehkan WHO yakni 9 ppm," kata Budi.
Untuk itu Budi menganjurkan pemerintah pusat maupun daerah bersinergi untuk melakukan program-program yang dapat mengendalikan polusi udara.
"Salah satunya adalah di bidang transportasi yakni penggunaan bahan bakar yang berkualitas," ungkapnya.
Hal ini kata Budi sudah dilakukan oleh negara lain seperti Hong Kong. (A-2)
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menekankan kenaikan iuran JKN harus memperhitungkan kemampuan bayar masyarakat dan mendorong penghapusan denda.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) mengajak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berkolaborasi untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan.
YLKI masih menunggu jawaban respons Kementerian Sosial (Kemensos) terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melayangkan somasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia menyusul kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan.
(YLKI) akan mengirim surat kepada pemerintah, Kementerian Sosial, dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan PBI
SEKJEN Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo menilai penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan harus diinformasikan juga ke peserta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved