Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM diskusi bertajuk 'Dampak Sosial Ekonomi Polusi Udara di Jakarta' yang digelar Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) hari ini terungkap bahwa warga di wilayah yang memiliki polusi tinggi seperti Jakarta rentan terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ini disampaikan oleh guru besar ilmu kesehatan lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Profesor Budi Haryanto.
Dalam studinya, Budi menyebut anak-anak yang tinggal serta memiliki aktivitas di daerah yang memiliki polusi tinggi bisa terkena ISPA lima sampai delapan kali dalam satu bulan.
Hal yang sama juga terjadi pada warga yang berprofesi sopir angkutan kota. Pada survei yang dilakukan ke pengemudi angkutan kota di sembilan trayek di Terminal Kampung Melayu ditemukan 56% sudah terganggu fungsi parunya.
"Saya ingatkan lagi ketika kita kena gangguan fungsi paru tidak bisa sembuh 100%," kata budi, Sabtu (27/6).
Baca juga: Ketua Komisi B Dorong Sosialisasi dan Rapid Tes di HBKB Wilayah
Ia juga menegaskan, warga yang setiap harinya berkendara di dalam mobil dengan penyejuk atau AC tidak lantas mencegah dari terhirupnya zat-zat polusi udara.
Dari hasil studinya, Budi lebih lanjut memaparkan, warga yang mengendarai kendaraan ber-AC juga tak lepas dari paparan polusi udara.
"Meski lebih rendah, tapi warga yang berkendara dengan mobil ber-AC juga menghirup zat Pm2,5 6-8 kali lipat dari ambang batas yang diperbolehkan WHO yakni 9 ppm," kata Budi.
Untuk itu Budi menganjurkan pemerintah pusat maupun daerah bersinergi untuk melakukan program-program yang dapat mengendalikan polusi udara.
"Salah satunya adalah di bidang transportasi yakni penggunaan bahan bakar yang berkualitas," ungkapnya.
Hal ini kata Budi sudah dilakukan oleh negara lain seperti Hong Kong. (A-2)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menekankan kenaikan iuran JKN harus memperhitungkan kemampuan bayar masyarakat dan mendorong penghapusan denda.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) mengajak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berkolaborasi untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan.
YLKI masih menunggu jawaban respons Kementerian Sosial (Kemensos) terkait penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melayangkan somasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia menyusul kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan.
(YLKI) akan mengirim surat kepada pemerintah, Kementerian Sosial, dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan PBI
SEKJEN Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo menilai penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan harus diinformasikan juga ke peserta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved