Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan tidak secara spesifik membagi wilayah Jakarta berdasarkan kasus covid-19. Hal itu berbeda dengan pemda lain yang memetakan wilayah mereka berdasarkan jumlah kasus covid-19 menjadi zona merah, oranye, kuning, hingga hijau.
Anies memiliki alasan tersendiri mengapa ia tidak memetakan wilayah dan membaginya per zona. Jakarta diketahui hanya mengenal wilayah zona merah yang dipaparkan ada di 68 RW di berbagai kelurahan.
Baca juga: Besok, Rapid Test akan Digelar di Kawasan Malioboro
"Menurut saya, tidak relevan lagi menyebut Jakarta zona merah atau zona lainnya karena sesungguhnya semuanya masih berisiko. Jadi jangan sampai ada kesan bahwa saya tempatnya aman karena bukan zona merah. Padahal, sesungguhnya di semua tempat masih ada risikonya," ungkap Anies saat memantau kesiapan protokol kesehatan di Taman Impian Jaya Ancol, Sabtu (13/6).
Menurutnya, meskipun ada wilayah di RW tertentu yang masih memiliki warga positif covid-19, bukan berarti seluruh wilayah di RW itu menjadi berstatus zona merah. Bukan hanya wilayahnya yang harus diwaspadai tetapi juga prilaku warganya.
"Itu adalah ada kasus di RW itu dan sebagian dari RW malah warganya belum tentu berinteraksi dengan tetangganya. Ada yang malah berinteraksinya dengan koleganya di kantor karena bentuk perumahannya bentuk komplek. Komplek itu interaksinya seringkali lebih banyak dengan di luar daripada di dalam (lingkungan rumahnya)," tuturnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengimbau agar warga Jakarta waspada dan tetap patuhi protokol kesehatan di manapun dan kapanpun.
Baca juga: Besok Stasiun Pasar Senen Berangkatkan Tiga Kereta Api Jauh
"Jadi saya menghimbau kepada semua, di manapun Anda berada, tetaplah waspada, tetaplah ikuti protokol kesehatan. Jangan pernah menganggap bahwa kita sudah aman sekarang ini," tegasnya. (Put/A-3)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved