Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi B DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk meningkatkan layanan dan mutu transportasi umum selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi selama belum diterapkan sistem ganjil genap untuk mobil dan sepeda motor.
Pasalnya, pada hari pertama saat dibuka kembalinya aktivitas perkantoran terjadi kepadatan lalu lintas dan penumpukan calon penumpang di beberapa stasiun kereta karena adanya pembatasan 50%.
"Prinsipnya angkutan umum tersebut diprioritaskan untuk bisa lancar dan tidak macet di jalan, sehingga waktu tempuhnya tidak lama," jelas Ketua Komisi B DPRD DKI Abdul Aziz, Jumat (12/6).
Menurutnya, sistem ganjil genap tidak perlu diterapkan apabila mutu dan layanan transportasi di Jakarta sudah baik dan memberikan kenyamanan bagi warga di tengah pandemi covid-19. "Sehingga bisa membuat warga tidak beralih naik kendaraan pribadi," sambungnya.
Terjadinya antrean panjang di Stasiun Bogor pada (8/6) lalu dan stasiun lainnya tanpa memerhatikan jarak antarwarga 1 meter, dikhawatirkan meningkatkan penularan covid-19.
Baca juga: Lalu Lintas Kondusif, DKI Belum Terapkan Ganjil Genap
Aziz mengatakan Pemerintah Provinsi DKI bakal memberlakukan ganjil genap apabila variabel penumpang angkutan umum sudah memadai untuk mengangkut warga dengan pembatasan 50%. Artinya, jika transportasi umum sudah tidak bisa lagi mengangkut penumpang, lalu mereka memilih naik kendaraan sehingga menambah padat lalu lintas.
"Jika terjadi peningkatan kepadatan di jalan, baru akan diterapkan ganjil genap untuk sepeda motor," pungkas Aziz. (OL-14)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil-genap kendaraan karena adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu (27/11).
Peniadaan sistem ganjil-genap pada 16 September 2024, bertepatan dengan hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.
Pelaksanaan kebijakan ganjil-genap di Jakarta ditiadakan pada 17 dan 18 Juni 2024 karena libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi.
POLRI mencatat sebanyak 4.027 pemudik melanggar kebijakan ganjil genap (gage) selama arus mudik Lebaran 2024 di Tol Jakarta-Cikampek-KM 414 Tol Kalikangkung. Surat tilang dikirim ke alamat
SELAMA libur lebaran Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tidak menerapkan aturan ganjil genap di 25 ruas jalan Ibu Kota.
Pembatasan itu bisa dilakukan dengan larangan melintas atau dengan rekayasa lalu lintas.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta resmi menambah opsi pembelian tiket melalui aplikasi GoPay.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved