Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Kepadatan lalu lintas selama sepekan berlangsungnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi dinilai masih kondusif. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan dari pantauan kepadatan lalu lintas selama sepekan PSBB Transisi masih berada di bawah kepadatan lalu lintas di waktu normal.
"Berdasarkan evaluasi kami untuk jumlah penumpang di seluruh moda angkutan sampai saat ini masih kondusif. Demikian pula halnya dengan kondisi lalu lintas dari perhitungan kami memang dibandingkan dengan masa normal untuk kondisi lalu lintas masih di bawah rata-rata kondisi pada saat normal. Kondisinya sekitar 17% berada di bawah dari kondisi normal. Artinya dengan kondisi ini untuk pelaksanaan ganjil genap belum dilaksanakan," jelasnya di Balai Kota, Jumat (12/6).
Syafrin menegaskan ganjil genap di masa PSBB Transisi sesuai Peraturan Gubernur No 52 tahun 2020 tidak diterapkan otomatis, tapi hanya diterapkan saat dibutuhkan pengendalian aktivitas warga di luar rumah. Pihaknya akan terus mengadakan evaluasi kondisi lalu lintas perpekan dan melaporkannya pada gubernur.
Baca juga:
Ganjil genap pada dasarnya, kata Syafrin, diterapkan manakala lalu lintas sangat padat disebabkan banyak warga yang tidak bisa menahan diri dan beraktivitas di luar rumah.
Hal itu nantinya dapat terlihat dari aktivitas kendaraan pribadi dan jumlah penumpang angkutan umum.
Jakarta telah menerapkan pembatasan jumlah pekerja yang bekerja di kantor hanya 50%. Dari jumlah itu jam kerja wajib dibagi dua agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas dan di angkutan umum pada jam-jam sibuk.
"Jadi, apabila ada kepadatan artinya ada masyarakat yang melakukan perjalanan tidak penting. Di situlah ganjil genap ini bisa kita berlakukan agar warga ini sadar bahwa kita masih dalam masa PSBB," ungkapnya. (OL-14)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil-genap kendaraan karena adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu (27/11).
Peniadaan sistem ganjil-genap pada 16 September 2024, bertepatan dengan hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.
Pelaksanaan kebijakan ganjil-genap di Jakarta ditiadakan pada 17 dan 18 Juni 2024 karena libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi.
POLRI mencatat sebanyak 4.027 pemudik melanggar kebijakan ganjil genap (gage) selama arus mudik Lebaran 2024 di Tol Jakarta-Cikampek-KM 414 Tol Kalikangkung. Surat tilang dikirim ke alamat
SELAMA libur lebaran Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tidak menerapkan aturan ganjil genap di 25 ruas jalan Ibu Kota.
Pembatasan itu bisa dilakukan dengan larangan melintas atau dengan rekayasa lalu lintas.
Mobilitas bukan sekadar memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Mobilitas adalah tentang siapa saja yang bisa ikut dalam perjalanan itu.
Seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu uang elektronik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta resmi menambah opsi pembelian tiket melalui aplikasi GoPay.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved