Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta yang berakhir 4 Juni mendatang akan menjadi penentu dimulainya kehidupan normal baru (new normal). Perkembangannya pun tetap bergantung pada data epidemiologi penularan covid-19 terbaru.
Demikian penegasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan protokol kesehatan di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, kemarin.
Menurutnya, Pemprov DKI tengah menyiapkan sebuah protokol khusus untuk diterapkan di Ibu Kota. Protokol tersebut disiapkan jika kebijakan PSBB diputuskan tidak lagi diperpanjang.
“Karena virus bisa menular lewat pertemuan. Bila tak ingin ada penularan, kurangi pertemuan sosial, ekonomi, budaya, dan keagamaan,” katanya.
Ia menegaskan kunci dari pencegahan virus mematikan itu terdapat pada kedisiplinan masyarakat. Jika masyarakat DKI bisa disiplin dalam menjalani PSBB, bukan tidak mungkin kebijakan pembatasan itu tak perlu diperpanjang.
Sebaliknya, terang dia, jika realitasnya banyak yang melanggar, PSBB tahap keempat bisa terjadi. Protokol normal baru akan mengatur seluruh sektor aktivitas masyarakat, seperti perekonomian, peribadatan, sosial, dan budaya. Setiap sektor memiliki protokol yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi di tengah masyarakat.
Anies membeberkan saat ini pakar epidemiologi terus memantau perkembangan penyebaran covid-19 di Ibu Kota. Hasil penelitian itu akan disampaikan kepada masyarakat sebagai landasan untuk memperpanjang atau mengakhiri PSBB jilid ketiga.
“Kita bisa menjalani kehidupan baru sambil mencegah penularan covid-19. Kita juga akan sampaikan protokolprotokol khusus wilayah DKI Jakarta karena setiap wilayah punya karakter yang berbeda,” tukas Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta masyarakat untuk tertib menaati PSBB. Berakhirnya upaya penanganan covid-19 diakuinya berada di tangan masyarakat.
“Yang menentukan PSBB diperpanjang atau tidak sebenarnya bukan pemerintah, bukan para ahli. Namun, yang menentukan adalah perilaku seluruh masyarakat,” kata Anies.
Antisipasi
Secara terpisah, anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak mengingatkan Anies agar bisa mencegah adanya ledakan kasus penyebaran covid-19.
Indikasi itu, imbuhnya, karena penerapan aturan PSBB pada satu pekan jelang Lebaran terlihat mulai tak bertaji. Contohnya, sejumlah pasar di Jakarta kembali beroperasi, keramaian di jalanan Ibu Kota, serta banyak warga yang tidak mengenakan masker.
“Melihat kerumunan masyarakat tanpa jarak dan masker pada H-1 menjelang Lebaran di pasar harus iantisipasi. Kemungkinan lonjakan kasus sekitar tiga sampai empat minggu setelah 23 Mei,” ujar Gilbert.
Menurutnya, imbauan saja tidak cukup agar masyarakat bersedia menaati peraturan PSBB. Masyarakat pun harus dididik untuk bisa mematuhi pentingnya aturan pembatasan sosial. Intinya, tetap diperlukan tindakan nyata dari pemerintah.
“Ini harus jadi standar normal baru ke depan. Kondisi ini juga harus diawasi, tidak cukup dengan mengatakan masyarakat harus sadar akan bahaya korona,” pungkasnya. (Dhk/Ykb/Medcom/J-3)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved