Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan terjadi kenaikan angka kriminalitas di seluruh Indonesia pada awal Mei 2020.
"Untuk situasi kamtibmas, khusus pekan ke 18 dan pekan ke 19, terjadi kenaikan gangguan kamtibmas sebanyak 7,06 persen," kata Kombes Ahmad Ramadhan di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa.
Peningkatan kasus kriminalitas terjadi khususnya pada kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor. Selain itu juga pada kasus narkoba dan hoaks di media sosial.
Ramadhan merinci, di pekan ke 18, terjadi 3.244 kasus kejahatan. Lalu di pekan ke 19, naik 7,06 persen atau naik 229 kasus menjadi 3.473 kasus kejahatan.
Selain itu, berdasarkan hasil evaluasi dari jajaran Polri, terjadi peningkatan kualitas kejahatan jalanan diantaranya pelaku yang tidak segan melukai para korbannya.
"Yang jadi catatan kami, terjadi juga kenaikan kualitas kejahatan jalanan seperti narkotika, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, penggelapan dan kasus hoax," tuturnya.
Ramadhan pun meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada jika hendak keluar rumah.
Dia pun mengingatkan sebaiknya masyarakat tetap mematuhi kebijakan PSBB untuk tinggal di rumah.
Jika harus ke luar rumah diminta wajib menggunakan masker dan mematuhi aturan PSBB.
"Jika harus bepergian, gunakan kendaraan pribadi, pastikan kendaraan diparkir di tempat aman, perhatikan lingkungan sekitar. Lapor ke Kepolisian terdekat bila menemukan sesuatu yang mencurigakan atau mengancam keamanan," katanya.(OL-4)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved