Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Sosial DKI Jakarta memastikan hingga saat ini belum ada rencana bantuan tunai dilakukan via transfer atau online.
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah menyebut, sampai saat ini pihaknya masih tetap pada rencana yakni pembagian paket sembako untuk bansos kepada warga kurang mampu dan rentan miskin selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada tahap kedua.
"Mungkin bukan ke saya ya di pimpinan. Tapi sejauh ini persiapan kita tetap ke sembako," kata Irmansyah di sela rapat evaluasi bansos bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/5).
Sementara itu, jikapun akan ada transfer dana, Irmansyah menyebut prosesnya akan lebih sulit.
Sebab, yang mendapatkan dana bukan hanya warga DKI yang terdata di Pemprov DKI melainkan juga warga ber-KTP non DKI. Jika ingin menerapkan bantuan dana tunai, akan ada proses yang lebih panjang lagi untuk mendapatkan detail nomor rekening setiap warga non-KTP DKI.
Baca juga :Perumda Pasar Jaya Jamin Distribusi Bansos Tahap 2 tidak Molor
"Kalau cash transfer kemungkinannya adalah harus ada nomor rekening masing-masing sedangkn bantuan ini bukan hanya untuk KTP DKI tapi juga non KTP DKI," terang Irmansyah.
Namun demikian, Mantan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan itu menegaskan akan menyesuaikan kebijakan dengan nantinya penetapan dari Pemprov DKI Untuk penyaluran bansos tahap 2.
Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menyarankan agar bansos diberikan bukan dalam paket sembako melainkan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT).
Menurutnya kelebihan BLT yakni pencairannya tepat waktu. Mujiyono beralasan bansos dalam bentuk sembako yang sebelumnya diterapkan memiliki kelemahan yakni perlu persiapan matang sehingga rawan keterlambatan sata penyaluran.(OL-2)
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved