Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait Covid-19 berpengaruh besar terhadap kualitas udara di Jakarta. Penurunan mobilitas warga yang berimbas pada menurunnya jumlah kendaraan yang beroperasi, membuat kualitas udara di Jakarta jadi lebi baik.
"Meski dalam perhitungan masih menunjukkan adanya dinamika naik-turun, kualitas udara Jakarta secara umum mengalami perbaikan belakangan ini," kata Kepala Sub Bidang Informasi Pencemaran Udara BMKG, Suradi, Kamis (30/4).
Dari berbagai indikator dan perhitungan, dia mengatakan, kajian sejumlah pihak menunjukkan hal signifikan PSBB memengaruhi kualitas udara Jakarta dan sekitarnya. Hal itu akibat dari kendaraan umum dan pribadi beroperasi selama diberlakukan PSBB di Jakarta jumlahnya menurun.
"Kendaraan bermotor memang faktor nomor satu. Kemudian berhentinya pabrik sementara bisa berpengaruh juga terhadap kualitas udara Jakarta," lanjutnya.
Dia menjelaskan, sejak awal penerapan bekerja dan berkegiatan dari rumah (WFH) terlihat adanya perbaikan kualitas udara. Begitu pula dengan kondisi pada awal Ramadhan 1441 Hijriah.
Hingga memasuki pekan pertama Ramadan, indikator kualitas udara menunjukkan angka yang naik turun di kategori baik yakni 0-50 mikrogram per meter kubik dan sedang pada angka 51-150 mikrogram per meter kubik. (R-1)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved