Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
Pandemi covid-19 berdampak terhadap berbagai sektor di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Korban jiwa terus bertambah tiap hari. Ekonomi seketika menjadi lumpuh.
Namun, keadaan ini ternyata mampu melahirkan banyak relawan yang peduli dengan keadaan yang dialami oleh semua pihak. Tak hanya para tenaga medis, tapi juga mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.
Perempuan Tangguh Indonesia bersama relawan Siaga Covid-19 bersepakat membantu semaksimal mungkin pihak yang terdampak covid-19. Kami bergabung dan mendapatkan donasi dari berbagai pihak. Dari donasi ini, kami mencoba memenuhi kebutuhan perlengkapan alat perlindungan diri bagi paramedis karena mereka mempertaruhkan nyawa dan keluarga demi menolong orang lain,” kata Myra Winarko, anggota Perempuan Tangguh Indonesia, Senin (6/4).
Menurut Myra, program bertema Gotong Royong Siaga Covid-19 dibagi dalam dua tahap. “Tahap pertama sudah dilakukan beberapa waktu lalu dan kini adalah kedua,” sambungnya.
Adapun bantuan yang diberikan adalah bantuan logistik kepada 10 Rumah Sakit dan 2 Puskemas di Jakarta, 2 RS di Bandung dan 1 RS di Padang. Beberapa RS tersebut adalah RS Cikini, RS Kramat, Puskesmas Senen, RS Hasan Sadikin Bandung, RS Paru Rotinsulu Bandung, dan RS restu Ibu Padang.
“Bantuan tersebut kami kirimkan mulai Selasa (31/3) hingga Minggu (5/4),” ujar Myra.
Baca juga: Dinsos Kota Depok Salurkan Bantuan ke Keluarga ODP/PDP Covid-19
Selain memberikan bantuan ke RS, program lain Perempuan Tangguh Indonesia adalah Berbagi Kasih kepada warga kota Jakarta. Kali ini yang disasar adalah supir taksi, pemulung dan penjual makanan keliling. “Kami memberi beras dan makanan,” ungkap Myra.
Lalu, untuk membantu pemerintah, Perempuan Tangguh Indonesia juga melakukan edukasi kepada masyarakat melalui spanduk sosialisasi. “Isinya cara menghindari agar tidak tertular virus covid-19 dengan cara menjaga lingkungan rumah dan keluarga agar tetap bersih serta untuk sering cuci tangan dengan sabun,” pungkasnya.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved