Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Perhubungan menunda rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyetop operasi bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar jemput antar provinsi (AJAP) dari dan menuju Jakarta. Semula rencana itu akan dieksekusi pada Senin (30/3) mulai pukul 18.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut ia tidak kuasa melawan penundaan itu karena izin operasi bus AKAP dan AJAP di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Ia mengaku sudah membahas penghentian operasi ini secara matang bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub.
“Tentu perlu dipahami bahwa perizinan bus AKAP itu kan dari kementerian ya. Sebenarnya untuk pelaksanaan ini, kita sudah lakukan pembahasan beberapa kali dan terakhir hari Minggu (29/3), disepakati untuk dilakukan penutupan yang kemarin,” kata Syafrin saat dihubungi, Selasa (31/3).
Hingga kini, ia pun menunggu arahan Kemenhub yang menyampaikan akan mengadakan kajian dampak ekonomi sebelum mematangkan rencana itu.
Baca juga: Perlu Kajian Ekonomi, Luhut Tunda Penghentian Operasi Bus AKAP
Jakarta yang sudah menjadi episentrum penyebaran covid-19 adalah alasan dibalik Syafrin berbicara tujuan penyetopan operasi bus AKAP dan AJAP. Jakarta, menurut Syafrin, menjadi pusat atau zona merah wabah korona di Indonesia.
“Perlu dipahami bahwa Jakarta ini sudah jadi episentrumnya wabah covid-19. Yang keluar dari Jakarta itu, yang sehat, tapi sebetulnya bisa saja sudah terpapar. Begitu yang bersangkutan sudah terpapar merasa sehat, dia menjadi 'carrier' buat masyarakat lain yang di luar zona merah ini,” ujarnya.
Menurut Syafrin, Kemenhub saat ini sedang mengkaji dampak ekonomi dari larangan tersebut. Pemprov DKI Jakarta, hanya menunggu arahan selanjutnya.
Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta merencanakan penyetopan bus AKAP, AJAP dan bus pariwisata jurusan Jakarta. Kebijakan itu, seharusnya berlaku pada Senin (30/3) pukul 18.00 WIB.
"Sesuai rapat kami kemarin sore bersama Dirjen Perhubungan Darat, Kepala BPTJ, juga Dirjen Bina Marga, banyak stakeholders lainnya. Itu sepakati mulai hari ini, jam 18.00 WIB itu kita akan melakukan pelarangan operasional bus dari Jakarta, dari Jabodetabek," ucap Syafrin kepada wartawan, Senin (30/3).
Namun Kemenhub menolak rencana tersebut. Kemenhub menyebut belum ada kajian ekonomi terkait dengan kebijakan penyetopan operasi bus tersebut. (OL-14)
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved