Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Pemberantasan dan penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari menyatakan pabrik narkotika jenis sabu-sabu skala rumahan dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau penjara.
"Kendali komunikasi dalam pembuatan narkotika itu dilakukan narapidana di Lapas Kedungpane, Semarang bernama Alex," kata Arman usai penggerebekan di Kampung Gusti Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/3).
BNN melakukan penggerebekan di tiga lokasi sekaligus di Jakarta Utara, Selasa dan mengamankan dua tersangka yakni Zefry di Perumahan Taman Permata Indah 2 blok S nomor 1, Kampung Gusti, Pejagalan serta tersangka Ferdi di Rumah Susun B lantai 2 nomor 6, Kapuk Muara, Penjaringan.
Arman menjelaskan tersangka Alex melakukan komunikasi dengan dua tersangka melalui telepon hingga panggilan vidio. Saat komunikasi itu, tersangka Alex menjelaskan bagaimana cara membuat narkotika hingga pencampuran bahan kimia yang digunakan.
Selain belajar melalui komunikasi, dua tersangka lainnya belajar melalui internet. Itu dibuktikan dengan satu komputer dalam rumah, saat dibuka terdapat catatan komposisi dan tata cara membuat narkotika.
Pabrik narkotika skala rumahan itu merupakan pengungkapan pertama kali di 2020 oleh BNN RI. Saat pengungkapan pabrik itu, ditemukan 11 gram narkotika jenis abu-sabu siap pakai. (OL-12)
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BNN RI dalam menghadapi tantangan permasalahan narkotika yang semakin kompleks, lintas sektor, dan dinamis.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved