Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mewanti-wanti cuaca ekstrem akan berlangsung hingga Maret 2020. Sehingga, banjir di Jakarta masih berpotensi terjadi hingga sebulan ke depan.
"Dalam ramalan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) disebutkan sejak Desember 2019 sampai Maret 2020 masih menghadapi cuaca yang ekstrem dan banjir," ujar Anies saat memantau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (25/2).
Baca juga: Banjir Jakarta, Anggota DPR: Anies dan Bawahan Kurang Serius
Sehingga, DKI Jakarta diprediksi akan menghadapi banjir hingga Maret 2020. Karena itu, kata Anies, Pemprov DKI akan fokus pada penanganan banjir di masyarakat.
Baca juga: Sidang Gugatan Banjir Jakarta Awal Tahun Ditunda Lantaran Banjir
"Sekarang kita konsentrasi pada penanganan, karena cuaca seperti ini masih terjadi beberapa waktu ke depan," ungkapnya.
Baca juga: Jakarta Banjir lagi, Gubernur Anies: Curah Hujan Luar Biasa
Terkait banjir hari ini, lanjut Anies, dirinya meminta semua jajaran turun ke lapangan untuk memantau dan menangani banjir. Jika ada pertemuan di kantor agar semua dibatalkan.
"Sekarang konsentrasi pada penanggulangan bencana di tengah-tengah masyarakat. Jadi konsentrasi kita ke sana, semua sumber daya kita lakukan, kita siapkan untuk terjun, semua kegiatan pemprov difokuskan ke lapangan, pertemuan rapat batal semuanya, turun ke lapangan," ungkap Anies. (X-15)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved