Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SKULL Breaker Challenge yang beberapa hari terakhir ini ramai dipraktekan oleh kalangan muda terutama pelajar dan banyak ditemukan di media sosial seperti tik tok kini mendapat sorotan dari pihak sekolah.
Aksi yang dianggap berbahaya tersebut oleh pihak sekolah direspon dengan mengarahkan siswa-siswanya untuk tidak melakukan aksi berbahaya tersebut.
"Di sekolah pas upacara apel hari Senin memang kami sudah diarahkan untuk tidak melakukan itu ," kata salah seorang siswa SMA Negeri 3 Kota Depok, Jawa Barat kepada Media Indonesia, di Jakarta, Rabu (19/2).
Selain pada siswa, orang tua juga sudah diingatkan untuk memperhatikan anak-anaknya agar tidak mencoba aksi tersebut.
"Orang tua murid juga sudah diberitahu melalui group wali murid agar tidak mencoba aksi tersebut dan mengawasi betul anak-anaknya karena skull breaker ini sekarang jadi tren di sekolah-sekolah," ungkap Sri Utami, salah seorang orang tua siswa.
Baca juga : Kemkominfo: Antisipasi Aplikasi Skull Breaker Challenge
Aksi Skull Breaker Challenge sendiri dianggap berbahaya karena beresiko berupa cedera ringan, cacat, bahkan hingga kematian.
Skull Breaker Challenge atau tantangan memecah tengkorak ini juga dikenal dengan nama Tripping Jump alias tersandung saat melompat. Tantangan ini dilakukan dengan cara melibatkan tiga orang yang berdiri berdampingan yang diawali dengan seorang peserta bakal melompat bersamaan.
Lalu, pada percobaan berikutnya, peserta paling ujung akan menendang kaki orang yang berada di tengah saat melompat. Orang yang berada di tengah bakal jatuh terlentang.
Tujuan tantangan tersebut, membuat orang yang ada di tengah terjengkang dan bagian punggung mengenai lantai. Seolah-olah orang tersebut sedang terkena prank atau bahan guyonan.
TEDxSVP mendorong peserta untuk melihat perubahan sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk tumbuh sekaligus memberi dampak positif.
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Usia 58 tahun menjadi bukti perjalanan panjang dedikasi dan komitmen Labschool dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Wali Kota Tangerang menginstruksikan pembenahan total pada bangunan SD dan SMP Negeri agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
Gavin menjadi siswa pertama dari Indonesia yang berhasil meraih predikat Top In World di ujian Cambridge IGCSE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved