Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Idham Azis mengingatkan seluruh anggota Korps Bhayangkara untuk tetap bekerja profesional dan tidak mengemis jabatan kepada pimpinan.
"Di hati kecil saya selaku pimpinan polri, saya juga berharap semoga teman-teman setelah naik pangkat ini tidak ada 3 bulan kemudian datang menghadap saya lagi untuk meminta-minta jabatan," kata Idham seusai upacara kenaikan pangkat 42 perwira tinggi dan menengah di Rupatama Mabes Polri, kemarin.
Menurut dia, seluruh perwira yang mendapat promosi kenaikan pangkat dipilih melalui mekanisme dewan pertimbangan jabatan dan kepangkatan Polri.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan pernyataan Kapolri itu merupakan pesan moril dan bukan bentuk sindiran. Ia pun tidak menampik bahwa realitasnya ada anggota yang memiliki mental seperti itu.
"Pasti ada mental-mental yang bisa dikatakan dia berorientasi tidak kepada kinerja, tetapi berorientasi mungkin kepada menghadap, titipan pamannya, dan sebagainya," tutup Iqbal. (Wan/J-3)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved