Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap pemain film Air Terjun Pengantin, Nanie Darham pada Selasa (4/2) di Apartemen Verde Tower Utara. Nanie ditangkap atas dugaan mengedarkan narkoba jenis kokain.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pengungkapan kasus tersebut didahului dengan penangkapan dua orang pemesan kokain, yakni JA dan WED. Keduanya ditangkap pada Minggu (2/2) di Apartemen Oakwood Kuningan.
"Ditemukan sekitar 14,86 gram kokain. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan mengarah penggeledahan di kediaman yang bersangkutan (JA) di temukan lagi kokain sebesar 8,12 gram. Di rumah WED ditemukan 9 butir happy five," terang Yusri.
Dari hasil pemeriksaan, keduanya memesan kokain tersebut dari Nanie.
Sementara itu, pihak kepolisian masih memburu bandar pemasok kokain Nanie yang diduga berada di luar negeri.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Sapta Maulana Marpaung Sapta menyebut polisi telah mengantongi identitas terduga bandar narkoba yang berada di luar negeri itu. Meski demikian, Sapta enggan membeberkan identitas terduga bandar narkoba tersebut.
"Tim masih bergerak, karena diduga bandarnya datang dan pergi ke Indonesia dalam waktu tertentu. Kita agak sulit mengtahui jadwal yang bersangkutan ke Indonesia. Tapi identitas sudah dikantongi," ungkap Sapta.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (X-12)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved