Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI meminta pengerjaan proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) dikebut agar selesai tepat waktu sebelum akhir bulan ini. Lanjutan pembangunan proyek yang menyasar sisi selatan Monas itu bisa dilakukan setelah Komisi Pengarah memberikan persetujuan. Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pun meminta kepada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta untuk meminta kontraktor bekerja maksimal. Permintaan agar pengerjaan tepat waktu juga disampaikan oleh Komisi Pengarah dalam surat rekomendasi yang diterbitkan Jumat (7/2).
"Saya rasa kontraktor selaku pihak ketiga harus mengerahkan segala daya upaya untuk menyelesaikan tepat waktu. Karena kegiatan ini sudah diketahui masyarakat secara keseluruhan," kata Saefullah di Jakarta, Jumat (7/2).
Bila perlu, kontraktor bisa memberlakukan pengerjaan dengan sistem tiga waktu.
"Sehari ada 24 jam dibagi tiga jadi satu shift delapan jam. Jadi kami melalui Dinas Citata agar menyampaikan kepada kontraktor untuk menggunakan segala waktu yang ada ini sebaik-baiknya," ungkapnya.
baca juga: Jabodetabek Diguyur Hujan Deras Hari Ini
Meski pengerjaan dikebut, Saefullah yang juga mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu meminta agar kualitas pekerjaan tetap utama. Proyek revitalisasi Monas sebelumnya diminta oleh Komisi Pengarah untuk dihentikan. Sebab, tidak sesuai Keputusan Presiden No 25/1995 di mana Komisi Pengarah tidak diajak koordinasi dlsoal proyek tersebut. Dalam rapat pada Rabu (5/2) antara Pemprov DKI dengan Sesneg, Komisi Pengarah meminta Pemprov DKI mengirim gambar desain revitalisasi. Gambar pun telah dikirim pada Kamis (6/2) ke Sesneg. (OL-3)
Pentingnya perencanaan matang agar pengerjaan fisik tidak tumpang tindih.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Mendikdasmen menegaskan revitalisasi diprioritaskan bagi sekolah di daerah terdampak bencana, dan sekolah terpencil serta sekolah rusak.
Pelaksanaan revitalisasi tahun 2025 dilakukan dengan sistem swakelola, dengan total progres 95 persen terselesaikan dari total 16.171 penerima manfaat program.
Pasar Baru masih memiliki kesan usang atau 'jadul' yang memerlukan sentuhan modernisasi, mulai dari estetika visual hingga infrastruktur pendukung.
Pemprov DKI gelar Perayaan Imlek Jakarta 2026 sepanjang Februari–Maret di Bundaran HI, Monas, TMII hingga Kota Tua untuk dorong pariwisata.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
Penyediaan fasilitas lift chair di Monumen Nasional t diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, serta pengunjung yang membutuhkan bantuan akses saat menaiki tangga.
Sebanyak 8.263 wisatawan mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas) pada hari pertama tahun 2026 hingga siang hari
PASUKAN Oranye DLH DKI Jakarta membersihkan ruang publik usai perayaan Malam Tahun Baru 2026. Hasilnya, seluruh titik utama perayaan sudah kembali bersih sebelum pukul 05.00 WIB.
Pemprov DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Monas pada malam Tahun Baru 2026, Rabu (31/12). Sejumlah ruas jalan dialihkan dan ditutup mulai pukul 18.00–01.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved