Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yotje Mende mengapresiasi pengungkapan narkoba jenis sabu seberat 70 kg yang dilakukan oleh Bareskrim Polri. Barang haram tersebut diketahui diselundupkan dari Malaysia melalui Selat Malaka menuju Bengkalis, Riau.
Meski demikian, Yotje menyebut masih ada kegagalan yang dilakukan pihak kepolisian dalam melakukan patroli di perairan. Ia menegaskan, perlu ada keterpaduan antarinstansi untuk menjaga perairan Indonesia yang luas.
"Seharusnya dari pelabuhan ini terutama dari Polair (Direktorat Polisi Air Baharkam Polri-red), Bakamla, Kementrian Kelautan dan Perikanan, dan paguyuban nelayan dengan pemberdayaan Bhabinkamtibmas di Polri serta Babinsa di Koramil," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (21/1).
Baca juga : Dikirim dari Malaysia, Polisi Gagalkan Penyelundupan 70 Kg Sabu
Senada dengan Yotje, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan menyebut pentingnya kerja sama antarinstansi dalam memperkecil ruang gerak penyelundupan narkoba lewat laut.
"Selama ini dalam pantauan kami sering lolos lewat laut. Kenapa? Karena laut sangat luas sekali, belum lagi pelabuhan tikus banyak sekali," jelas Edi.
Menurut Edi, penyelundup narkoba menggunakan pelabuhan tikus karena tidak dihuni dan luput dari pantauan.
"Untuk itu kita harapkan pada Polri, BNN, Angkatan Laut kerja sama, bersinegri dalam pemeberantasan narkoba," tandas Edi. (Ol-7)
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved