Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUHAN warga soal minimnya peringatan dini banjir dari Disaster Warning System (DWS) sampai ke telinga Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.
Ia pun menilai Pemprov DKI kurang maksimal dalam pemeliharaan dan pengoperasian alat.
Untuk itu, dalam pengadaan enam set DWS senilai Rp4,3 miliar pada tahun ini, Gembong mendesak Pemprov DKI agar juga memfungsikan maksimal alat DWS yang sudah ada.
"Kita kan hobinya beli. Tapi menggunakan alatnya malah nggak maksimal," kata Gembong saat dihubungi, Senin (20/1).
Baca juga: Revitalisasi Monas Picu Masalah
Pada 2019, sudah ada 14 DWS yang dipasang di 14 titik. DWS itu dipasang di antaranya di Ulujami dan Cipulir (Jakarta Selatan) yang menjadi DAS Kali Pesanggrahan, Bidara Cina dan Kampung Melayu (Jakarta Timur) yang menjadi DAS Kali Ciliwung, dan Rawa Buaya Jakarta Barat yang menjadi DAS Kali Mookervart.
"Ya kalau bisa yang sudah dibeli tahun lalu dioperasikan. Jadi yang enam set baru itu untuk menambah yang sudah ada. Bukan beli baru lantas yang lama mati," tegasnya.
Anggota Komisi A bidang pemerintahan dan perlindungan masyarakat itu juga menambahkan Badan Penanggulangan Bencana Daeragh (BPBD) DKI harus memaksimalkan peringatan dini melalui DWS agar warga bisa segera mengungsi sebelum banjir datang.
Sebelumnya, BPBD melalui Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (PDIK) mengeposkan pengadaan alat DWS senilai Rp4,3 miliar tahun ini.
Total anggaran yang diposkan untuk nomenklatur ini senilai Rp4.362.501.441 dengan rincian Rp165 juta untuk pemeliharaan.
Sementara itu, sebesar Rp123.600.000 dibelanjakan untuk tenaga ahli programer S1 sebanyak 2 orang untuk 2 bulan senilai Rp14 juta, tenaga ahli programer D3/D4 2 orang untuk dua bulan senilai Rp10 juta, dan honor edukasi pemakaian alat dengan 8 narasumber untuk 8 kali pertemuan sebesar Rp89,6 juta.
Belanja yang terbesar adalah Rp4.073.901.441 untuk membangun satu stasiun ekspansi peringatan dini bencana transmisi Vhf Radio yang membutuhkan enam set alat senilai Rp3.122.391.373.
Untuk melengkapi stasiun itu, PDIK kemudian menganggarkan berbagai kelengkapannya seperti:
- Enam set tiang sebesar Rp 353.096.528,
- Enam set modifikasi software untuk Telementry dan Warning Console menggunakan tipe yang sudah ada dengan Amplifier 100W senilai Rp416.215.800,
- Enam set Coaxial arrester senilai Rp14.124.172,
- Enam 30W Horn speaker buatan lokal Rp7.062.086
- Enam Storage battery 20 Ah, 24V Rp70.618.918
- 3-element yagi antenna Rp90.392.564 (OL-1)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan fasilitas pengolahan sampah tersebut direncanakan dibangun di tiga lokasi strategis.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta resmi menyediakan layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) pada Kamis (12/3).
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
Program Mudik Gratis tahun ini melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten yang tersebar di berbagai provinsi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved