Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai bagian dari Pertamina Group memberikan bantuan kepada korban banjir di wilayah Jakarta. Sesuai dengan mandat dari Kementerian BUMN, PGN menyalurkan bantuan untuk warga di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (02/01/2020). Tepatnya di Masjid Jami’ Baiturrahim, RW 07, Kelurahan Sukapura. Pemberian bantuan dipandu oleh Rahman selaku Lurah Sukapura, tokoh masyarakat beserta aparat keamanan setempat.
"Kami prihatin dengan adanya musibah ini. Banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi perhatian kami bersama. Sebagai subholding gas yang berkomitmen menyalurkan energi baik, PGN tentu harus sigap untuk membantu saat kondisi seperti ini," tutur Rachmat Hutama selaku Sekretaris Perusahaan PGN, Jumat (03/01/2020).
PGN termasuk dalam Tim Lintas BUMN yang dibentuk oleh Kementerian BUMN dan telah berkoordinasi dengan BNPB untuk memulihkan lingkungan terdampak banjir.
Sebagai bentuk kepedulian PGN terhadap masyarakat yang terdampak banjir, PGN juga mendirikan dapur umum selama dua hari yang mulai dilaksanakan pada hari Jumat (03/01) dan Sabtu (04/01) di Kantor Kelurahan Sukapura.
Di dapur umum itu, dapat memfasilitasi kebutuhan makan siang sebanyak 3.000 nasi bungkus serta 3.000 nasi bungkus untuk makan malam warga, dengan total sebanyak 6.000 nasi bungkus per hari.
Kegiatan bantuan ini bekerjasama dengan para relawan ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan juga memberdayakan ibu-ibu PKK di Kelurahan tersebut, dalam proses memasak makanan di dapur umum. Makanan tersebut akan didistribusikan oleh pihak kelurahan (relawan) kepada warga yang terdampak banjir pada sekitar 5 (lima) RW yang ada di Kelurahan Sukapura.
Kelurahan Sukapura terdiri dari 12 RW dan 119 RT dengan jumlah penduduk sebanyak ±65.430 Jiwa. Menurut Lurah Sukapura, Rahman, sebanyak 6 (enam) RW terkena dampak banjir dan diperkirakan sekitar 5.000 warga yang menjadi korban. Sedangkan dampak banjir yang terbesar dan terparah berada di RW 07 dengan ketinggian air sekitar 120 cm.
Secara khusus, lurah, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta masyarakat sekitar mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan kepedulian PGN yang cepat tanggap dalam membantu warga yang terdampak banjir di daerah tersebut.
“Semoga penyaluran bantuan ini dapat tepat sasaran dan manfaatnya dapat membantu dan meringankan warga yang terkena dampak banjir, khususnya di Kelurahan Sukapura,” pungkas Rachmat. (OL-09)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved