Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSEROAN Terbatas Moda Raya Transportasi atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) guna mengantisipasi aksi terorisme di sektor transportasi.
Dalam rilis, Senin (23/12), BNPT menyebutkan penandatanganan MoU antara BNPT dan PT MRT ini dilakukan oleh dua kedeputian BNPT, yakni Deputi I (Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalsiasi) Mayor Jenderal TNI Hendri Paruhuman Lubis dan Deputi II (Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan) Inspektur Jenderal Pol Budiono Sandi.
Sementara dari PT MRT dilakukan oleh Direktur Utama William P Sabandar di Kantor PT MRT Jakarta, Gedung Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (20/12).
Dalam penjelasannya, Hendri mengatakan bahwa MRT ini merupakan moda transportasi baru sebagai ikon kota Jakarta yang menjadi harapan, baik dari masyarakat maupun dari pemerintah Jakarta. MRT diharapkan dapat menyediakan pelayanan yang baik bagi masyarakat dengan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penggunanya.
"Dengan penyediaan lintasan layang dan underground diharapkan dapat menjadi pilihan masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari sehingga dapat mengurangi kemacetan dan polusi yang sudah menjadi masalah di Ibu Kota beberapa tahun terakhir," ujar Hendri di Kantor BNPT, Jakarta, Senin.
Meski demikian, alumnus Akmil 1986 ini menambahkan, sebagai salah satu moda transportasi yang memiliki tingkat aktivitas yang cukup tinggi, menjadikan MRT ini rentan terhadap ancaman aksi terorisme.
Menurut dia, para pelaku teror ini tentunya senantiasa berusaha mencari titik lemah dari sebuah sistem pengamanan yang akan dijadikannya sebagai celah masuk untuk melaksanakan aksinya.
Baca juga: Polda Metro Jaya Bekuk Tiga Pelaku Mutilasi Kapal Malaysia
"Pengelola transportasi memiliki peran yang sangat penting dalam kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna moda transportasi MRT ini tentunya hal-hal yang berkaitan secara fisik ini harus dijaga," ujar mantan Komandan Satuan Induk Badan Intelijen Strategis TNI ini.
Ia juga mengingatkan kepada jajaran pimpinan PT MRT bahwa bukan hanya ancaman terhadap fisik saja yang menjadi perhatian, melainkan ancaman nonfisik juga harus menjadi perhatian. Nonfisik yang dimaksud Deputi I BNPT adalah para pegawai atau karyawan PT MRT ini sendiri jangan sampai terpapar paham radikal terorisme, tanpa sepengetahuan dari unsur pimpinan PT MRT.
Deputi II BNPT, Irjen Pol Budiono Sandi, menambahkan bahwa pihaknya siap membantu PT MRT Jakarta dalam memberikan pelatihan mitigasi terhadap ancaman serangan terorisme yang bisa saja terjadi di area publik (stasiun) dan area kerja (depo) yang menjadi area operasional PT MRT Jakarta.
Sementara itu, Dirut PT MRT Jakarta menjelaskan bahwa penandatangan MoU bersama BNPT ini sebagai bentuk untuk mengantisipasi ancaman aksi terorisme di sektor transportasi, khususnya MRT Jakarta.
"Maksud dan tujuan dari kerja sama ini tentunya adalah untuk memastikan dan meningkatkan keamanan dari seluruh fasilitas yang ada di wilayah operasional PT MRT Jakarta, khususnya dalam kaitan dengan bahaya ancaman terorisme," ujar William.
Jika dilihat dari isi yang tercantum dalam MoU tersebut, yang akan dikerjakan untuk dikerjasamakan berkaitan dengan lingkungan pembinaan, menukar informasi, dan melakukan mitigasi dari upaya penanggulangan terorisme yang bisa terjadi di sepanjang lintasan atau di sekitar lintasan MRT Jakarta.
Seperti diberitakan, lingkup dalam MoU ini meliputi analisis dan evaluasi penanggulangan terorisme, penyusunan standardisasi penanggulangan terorisme, latihan penanganan ancaman terorisme, sosialisasi pencegahan terorisme yang dilakukan, baik di area publik (stasiun) dan area kerja (depo).
Selain itu, lingkup lain yang termasuk dalam MoU tersebut, yakni pertukaran data dan informasi dalam rangka penanggulangan terorisme dan
kegiatan lain yang disepakati oleh kedua belah pihak. (OL-1)
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun 2026.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
Karakter eksklusif dari film Zootopia 2 disebar dalam bentuk stempel eksklusif yang berfungsi sebagai penanda empat titik Stasiun MRT Jakarta.
Mantan CEO MRT Jakarta, William Sabandar, dianugerahi Alumni of The Year 2025 oleh Kedutaan Besar Australia atas kontribusinya dalam inovasi teknologi transportasi.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Menurut Edi Hartono, media sosial dan game online telah terbukti menjadi salah satu sarana yang digunakan pelaku terorisme untuk melakukan perekrutan.
Program ini memberikan edukasi mendalam mengenai upaya mitigasi penyebaran paham radikal terorisme di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved