Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur menemukan tiga ekor ular dari kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak atau P2TP2A.
"Pertama warga melaporkan ada ular sanca, setelah dilakukan evakuasi dan penyisiran petugas menemukan dua ekor ular kobra," kata Kepala Seksi Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta, Sabtu (21/12).
Penemuan tiga ular dengan jenis berbeda tersebut terjadi pada saat kegiatan kerja bakti dilakukan warga di Kantor P2TP2A yang beralamat di Jalan Raya Bekasi Timur KM.18 RT 007 RW 06 Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Warga melaporkan temuan ular tersebut kepada Sudin PKP Jakarta Timur pukul 08.10 WIB, petugas lalu meluncur ke lokasi pukul 08.20 WIB dengan mengerahkan enam orang anggota Kompi C. "Ular ditemukan di selokan di lingkungan perkantoran," kata Gatot.
Adapun ular yang ditemukan pertama yakni sanca sepanjang 4,5 meter dan berat sekitar 50 kilogram (kg). Sedangkan ular kobra pertama memiliki panjang 40 cm dan yang kedua 1,20 meter. "Ular sudah dievakuasi ke kantor Damkar," kata Gatot.
Gatot menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah dua ekor ular kobra yang ditemukan tersebut merupakan pasangan ular yang telah berkembang biak hingga menyebarkan telur ke sejumlah wilayah di Jakarta Timur menyusul banyaknya penemuan anak ular kobra di wilayah tersebut.
"Kami belum bisa memastikan apakah kedua ular ini jenis pasangan jenis kelamin jantan atau betina, yang pasti kita hanya mengamankan dulu agar warga tidak resah," kata Gatot.
Evakuasi tiga ular di kantor P2TP2A ini dilakukan oleh petugas gabungan Sudin PKP Jaktim Sektor Pulo Gadung bersama Petugas Penanganan Sarana Prasarana Umum (PPSU) kecamatan setempat. (X-15)
Baca juga: Puluhan Ular Kobra Dievakuasi di Perumahan Warga Bekasi
Baca juga: Ini Tips Mencegah Ular Masuk Rumah
Baca juga: Seorang Satpam Tewas Digigit Ular Welang
Penelitian baru mengungkap ular dan reptil lainnya buang air dalam bentuk kristal, berpotensi mengobati penyakit asam urat dan batu ginjal pada manusia.
Di AS, gigitan ular berbisa jarang berujung fatal. Setiap tahunnya, sekitar 7.000 hingga 8.000 orang mengalami gigitan ular berbisa hanya lima yang fatal.
Bupati Indramayu Lucky Hakim juga akrab dengan satwa liar melepas ribuan ekor ular ke sawah di Indramayu.
Ular weling (Bungarus candidus) adalah salah satu jenis ular berbisa tinggi yang ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Lebih dari 100 siswa di Bihar, India, jatuh sakit setelah makan siang sekolah yang diduga tercemar dengan ular mati.
Air yang menggenangi pemukiman warga tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga memunculkan ancaman baru: kemunculan ular liar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved