Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLDA Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan tim penjinak bahan peledak (Jihandak), tim laboratorium forensik (Labfor), dan tim penjinak bom (Jibom) telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkata (TKP).
Oleh karena itu, Eddy memastikan tidak ada lagi benda yang mencurigakan di kawasan Monas.
"Dari penyisiran tidak ada ditemukan granat lainnya. Hanya serpihan granat meledak itu," kata Gatot di Monas Jakarta Pusat, Selasa (3/12).
Dia menjelaskan, sejauh ini belum diketahui asal granat asap yang menimbulkan ledakan di Monas tersebut. Apalagi, penyelidikan masih terus dilakukan.
"Belum diketahui asal granat, granat asap biasa dimiliki anggota dalmas, kita akan dalami asal granat," sebutnya.
Diketahui, dua orang anggota Garnisun, Satker Pemakaman atas nama Serma Fajar dan Kopka Gunawan. Ketika sedang melaksanakan olah raga bersama dengan jalan santai personel Garnisun.
Saat itu, kedua personel tersebut menemukan bungkusan plastik yang didalamnya ada satu buah granat, kemudian diambil dan meledak. Akibat dari ledakan kedua korban mengalami luka berat, yakni Serma TNI Fajar Arisworo.
Dia mengalami luka dan pergelangan tangan kiri putus. Jari tangan kanan ada dua jari putus, dari dada sampai ke leher luka bakar. Paha dan kaki luka kena percikan.
Kemudian korban Praka TNI Gunawan Yusuf dengan luka ringan sekitar tangan dan kaki kena percikan.
Sementara kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Gatot Subroto ruang unit gawar darurat (UGD) untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Fer/OL-09)
Sebagai hasil akhir, forum diskusi ini merumuskan sejumlah rekomendasi profesional yang akan disampaikan kepada pihak kepolisian terkait.
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Meski demikian, Yusri menegaskan proses penyidikan akan tetap berjalan sembari menunggu kedua korban pulih.
Melalui standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, Yusri membenarkan bahwa pihaknya menemukan benda yang mencurigakan tersebut.
Abu Hurairah mengatakan situasi masjid aman dan kondusif. Dia tidak tahu pasti bungkusan itu meledak sendiri atau diledakan oleh pihak kepolisian.
Dia mengatakan keterangan yang bisa diumumkan kepada publik masih sama dengan sebelumnya karena belum ada informasi baru dari pihak penyidik.
INDONESIAN Police Watch (IPW) menduga granat asap yang meledak di Monumen Nasional (Monas) adalah granat bekas pengamanan reuni Persaudaraan
Ia tak memungkiri, dugaan sementara penyebab ledakan yang melukai dua anggota TNI disebabkan granat asap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved