Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Bina Marga DKI Jakarta tidak hanya membuka atap untuk Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho juga bakal memberikan fasilitas elevator bagi JPO tersebut. JPO yang akan dilengkapi sarana elevator itu berada di depan Hotel Le Meridien.
"Rencananya yang di depan Le Meridien, di Karet, itu kan demandnya tinggi. Kemudian strukturnya memang agak goyang jadi kita perkuat. Kita perkuat strukturnya sekalian kita lebarkan, nanti lebarnya dari 2,5 meter menjadi 5 meter," kata Hari saat dikonfirmasi, Senin (11/11).
Revitalisasi JPO juga memberikan tata cahaya untuk mempercantik seperti yang sebelumnya sudah dilakukan di JPO GBK Senayan.
Baca juga: JPO Tanpa Atap Agar Publik Bisa Menikmati Pemandangan
Sementara itu, jembatan lainnya yang akan dipercantik yakni JPO di depan Menara Indofood. Namun, tidak akan diperlebar. Pun tidak akan diberi fasilitas elevator karena tidak cukup banyak yang melalui JPO tersebut.
Hari menyebut penambahan tata cahaya serta elevator diberikan untuk membuat pejalan kaki yang melalui JPO nyaman. Selain itu, semenjak atap JPO dibuka, jumlah penyeberang semakin banyak. Tidak semua atap JPO akan dibuka.
"Kita lihat dulu kalau menghubungkan dari tempat terbuka ke terbuka ya kita buka. Kalau menghubungkan tempat tertutup ke tertutup ya kita tutup," tegasnya.
Proyek revitalisasi JPO ini ditargetkan berjalan tahun ini hingga 2022.(OL-5)
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Seharusnya, lanjut Bun, Pemprov DKI siap siaga sejak awal. Termasuk apel siaga dan persiapan teknis lainnya.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved