Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan proses pembahasan anggaran DKI untuk 2020 tidak akan terganggu oleh mundurnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI, Sri Mahendra Satria Wirawan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Edy Junaedi.
Kini pihaknya membentuk tim ad hoc yang diketuai oleh Sekda DKI Saedullah untuk mengawasi kinerja jajarannya dan siap menjatuhkan sanksi. Tim itu dibentuk berdasar Keputusan Gubernur Nomor 128 Tahun 2019 terkait pengawasan kepada ASN yang melakukan pelanggaran.
Anies mengatakan ke depan tidak boleh ada pegawai yang sembarangan menginput data.
“Mereka akan disanksi jika ditemukan salah. Sanksi sesuai yang dilanggar. Itu manusianya, tetapi sistemnya tidak bisa begitu saja, harus di-upgrade selama setahun ini,” jelas Anies di Balai Kota, Jakarta, kemarin.
Menurut Anies, sistem e-budgeting saat ini mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan smart system. Pihaknya lalu akan meningkatkan kemampuan sistem e-budgeting tersebut.
Anies menunjuk Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman, Suharti, sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda, sedangkan Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan belum ditentukan.
Mahendra akan kembali menjadi Widyaiswara, sedangkan Edy menjadi staf anjungan Taman Mini Indonesia Indah.
Terkait anggaran
Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah, Robert Endi Jaweng, menyebut mundurnya kedua pejabat Pemprov DKI terkait masalah usulan anggaran.
“Ini bentuk pertanggungjawaban Gubernur yang baik. Anies harus mengambil kesempatan ini untuk menata sistem,” ungkap Robert.
Dengan adanya kasus salah input usulan anggaran, Robert berharap tidak ada lagi usulan anggaran untuk program atau pembelian barang siluman. (Ins/Ssr/X-11)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Dengan capaian tersebut, APBD tahun 2025 mencatatkan surplus sebesar Rp41,7 triliun. Sementara itu, net pembiayaan daerah pada tahun yang sama mencapai Rp67,1 triliun.
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 resmi diundangkan pada 23 Desember 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan Pemprov DKI Jakarta tengah merevitalisasi sejumlah ruang publik, namun tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved